ARIPITSTOP.COM – Gesekan di jalan raya antara sesama pengguna jalan memang beragam, kali ini seorang remaja harus meregang nyawa karrna dianggap mengejek oleh warga dipinggir jalan. Pemuda tersebut dilempar memakai bambu memgenai roda bagian belakanh ketika motor dalam kondisi berjalan, alhasil terjadilah kecelakaan dan berujung satu nyawa melayang.

Tegar Setyo Laksono (17) meninggal setelah mendapatkan perawatan karena terjatuh dari motor saat dilempar bambu pada Kamis (12/3/2020) sekitar pukul 04.45 WIB. Dilansir dari Tribun Jateng, Tegar membonceng rekannya yang mabuk minuman keras dan berencana mengantarkannya pulang.

Gambar hanya ilustrasi

Kronologi :

  • Entah lantaran alasan apa, Tegar dan rekannya melintas berkali-kali di depan Imanuel Widi (42). Merasa diejek, Imanuel melempar sebatang bambu sepanjang 2,4 meter dan mengenai roda belakang motor Ninja yang dikendarai korban.
  • Akibatnya Tegar tak bisa mengendalikan motorny. Ia dan rekannya terjatuh. Mereka terluka dan bagian kepala memar dengan hidung keluar darah.
  • Sementara motor yang diketahui milik rekan Tegar rusak berat dibagian roda depan. Tegar dan rekannya lalu mendapatkan perawatan medis. Sayangnya nyawa Tegar tak bisa diselamatkan. Ia meninggal setelah satu jam perawatan.

Informasi dari Kapolsek Candisari, Iptu Suprianto :

“Mereka melintas dua sampai tiga kali, pertama yang melintas teman korban, sewaktu korban yang mengendarai motor, tersangka imanue kesal karena merasa diejek oleh korban serta temannya sehingga berujung insiden itu,” terang Supri.

“Setelah kejadian itu, korban dibawa ke rumah sakit Roemani, selang kurang lebih satu jam dalam perawatan di rumah sakit korban dinyatakan meninggal,”

Dari kejadian tersebut Polisi mengamankan barang bukti berupa satu batang bambu dengan panjang sekitar 2,4 meter dan satu unit Kawasaki Ninja warna hijau tanpa plat nomor.

“Tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dengan ancaman 7 tahun penjara,”

Advertisements

Ketik Komentar Anda