ARIPITSTOP.COM – Nerjang Banjir ?, jangan asal nekat, banyak yang bilang kalau nerjang banjir asal tidak melewati filter udara maka aman untuk diterjang, kalau saya yang menyarankan adalah TIDAK…!, ketinggian aman menerjang banjir tetap jangan sampai merendam knalpot. Apalagi buat motor matic posisi filter idara dan knalpot hampir sejajar. Nekat terjang banjir, motor Xmax alami patah stang piston.

Kenapa paling aman nerjang banjir dibawah knalpot?, secara logika memang air tidak akan masuk ke lobang knapot ketika mesin hidup, tapi nagaimana ketika motor tiba2 mati saat motor masih nerjang banjir?, air akan masuk lobang knalpot dan apesnya air masuk lewat klep exhaust yang terbuka. Ketika motor tiba2 mati, pasti si biker langsung reflek menyalakan motornya lagi, ketika air sudah masuk melalui klep exhaust maka terjadilah “BOOOOM”, water hammer dech…

Meski sebagian motor ketinggian knalpot lebih tinggi dari filter udara, pokoknya antara knalpot dan filter udara antara keduanya paling rendah disitulah titik teraman menerjang banjir.

Apa itu Water Hammer ?, meski ada juga yang menyebutkan sebagai hydrolocked, entah mana yang benar namun lebih familiar di kalangan para biker atau mekanik adalah Water Hammer.

Untuk pengertian lebih mudahnya adalah ketika air masuk ke ruang bakar melalui filter udara karena tekanan hisap dari ruang bakar melalui filter udara, ketika air menggenangi filter udara maka air kehisap ke ruang bakar dan memenuhi ruang bakar sehingga ikut terkompresi. Karena air tidak bisa terbakar tapi ikut terkompresi dan piston terus berputar maka tekanan piston yang dihasilkan dari putaran mesin mengakibatkan stang piston bengkok akibat piston berhenti mendadap sedangkan dorongan mesin terus berlanjut. Pada akhirnya motor mogok karena piston macet tidak bisa bergerak lagi bahkan stang piston bisa patah dan crankcase bisa jebol.

Bagaimana menghindari water hammer ? jangan nekat menerjang banjir setinggi knalpot apalagi melebihi tinggi filter udara, posisi paling aman kalau kepepet ketika menerjang banjir adalah tinggi air maksimal setinggi mesin CVT yang efeknya nggak akan water hammer namun selip saja karena air masuk ke ruang CVT dan bisa sembuh lagi ketika air di CVT sudah habis atau kering.

Kalau melewati banjir yang tinggi, motor harus dalam kondisi mati OFF lalu didorong. Setelah melewati jalur banjir, cek filter udara apakah air masuk lalu lepas busi dan selah-selah 5-10 kali untuk memastikan tidak air di ruang bakar. Pastikan juga air tidak tercampur dengan oli mesin, untuk motor matic setalah menerjang banjir cek kondisi oli gardan.

Kalau masih saja nekat maka bisa terjadi water hammer, contohnya dua motor Xmax ini alami patah stang piston akibat nekat nerjang banjir.

Berikut videonya :

Advertisements

4 KOMENTAR

  1. Yang punya XMax dan NMax pan rata2 belagu, ada banjir ya sikat sambil kebut biar pada muncrat eh malah stang piston nya yg muncrat…

    Good job biker… silahkan rogoh kocek buat dandanin motor lagi. Semakin kaya semakin dekat dengan Tuhan (lawan arah terus minta di tabrak)

    Muuuehehehehehe

Ketik Komentar Anda