ARIPITSTOP.COM – Sebagai pembalap yang berumur 40 tahun dan masih kompetitif tentu saja Rossi akan mencatatkan dirinya di buku sejarah. Namun karir Rossi diyakini sudah tidak akan bisa kembali lagi seperti jayanya dulu ketika meraih gelar juara dunia, bahkan Rossi diyakini sudah tidak bisa menang lagi di sisa karirnya.

Crew chief Franco Morbidelli di Petronas Yamaha SRT, Ramon Forcada, yakin Rossi takkan lagi meraih gelar dunia di sisa karirnya, karena memenangi balapan pun sudah jadi tugas berat bagi Rossi saat ini, penggantian kepala mekanik diyakini bukanlah sebagai solusi untuk meraih kemenangan.

Rossi akan melakukan perombakan dalam timnya, yakni mengganti sang crew chief, Silvano Galbusera, dengan Davide Munoz yang belum pernah bekerja di MotoGP. Padahal kontrak Rossi di Yamaha hanya sampai musim 2020 saja, hal inilah yang membuat salah satu alasan kenapa Rossi sulit menang di musim depan.

“Entah apa ia akan pensiun musim depan atau tidak, tapi kontraknya masih tersisa satu tahun. Jadi ia takkan menggaet seseorang hanya atas alasan teknis. Tapi saya tak tahu pasti, saya belum bicara dengannya,” ujar Forcada dilansir dari Motorsport.com.

Forcada bahkan yakin jika Rossi takkan lagi meraih gelar juara dunia lagi karena memenangi balapan pun ia harus susah payah mengalahkan para pembalap muda.

“Saya rasa ia takkan juara lagi. Sekarang juga sulit menang dalam kondisi kering, meski Anda bisa saja menang dalam situasi tak biasa. Dengan rider muda yang cepat, menang dalam kondisi yang normal bakal rumit. Tapi apa yang ia mampu lakukan dalam usia 40 tahun akan dicatat dalam sejarah,” ungkapnya.

Forcada pernah membicarakan masa depan Rossi kepada Mick Doohan, dirinya mengatakan jika sulit menemukan Motivasi untuk membalap disaat sudah tua.

“Saya sempat bicara dengan Mick Doohan di Australia. Ia bilang ia tak tahu cara mencari motivasi. Atas alasan inilah ia pensiun, bukan karena ia tak bisa makin cepat. Vale sendiri belum juara lagi selama 10 tahun, tapi tetap kompetitif dan mau bertarung dengan para rider yang semestinya bisa jadi anaknya,” tutupnya.

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda