ARIPITSTOP.COM – Lebaran sebentar lagi tinggal menghitung hari, beberapa Masyarakat yang akan mudik pastinya sudah mulai mempersiapkan segala hal untuk mudik baik itu memakai Transportasi umum atau kendaraan pribadi. Lebaran tahun ini diperkirakan akan ada 14,9 juta kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju seluruh daerah di Indonesia terutama Jawa. Para pemudik diharapkan bisa melakukan perjalanan jauh-jauh hari sehingga tidak terjadi kepadatan di jalur mudik.

Total kendaraan yang akan meninggalkan Jabodetabek pada lebaran tahun 2019 ini diprediksi mencapai 14,9 juta kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat. Berdasarkan hasil survei Angkutan Lebaran 2019 dari Badan Litbang Perhubungan, Jawa Tengah masih jadi tujuan utama pemudik, disusul Jawa Barat dan Jawa Timur di tempat ketiga.

Jawa Tengah menyerap 5,6 juta atau 37,68 persen dari total pemudik. Jawa Barat di posisi kedua sebesar 3,7 juta atau 24,89 persen, dan Jawa Timur sebesar 1,6 juta atau 11,14 persen. Pengunaan jalan tertinggi untuk roda empat masih berada di Tol Cikampek, sedangkan roda dua di jalur Pantura.

Untuk menjaga kelancaran mudik Lebaran 2019, Kepolisian Republik Indonesia menggelar Operasi Ketupat. Kepala Korps Lalu Lintas Inspektur Jenderal Refdi Andri, mengatakan, operasi ini akan digelar selama 13 hari. “Operasi Ketupat akan berlangsung sejak tanggal 29 Mei 2019 dan berakhir tanggal 10 Juni 2019,” ujar Refdi kepada kompas.com.

Lebih lanjut Irjen Pol Refdi mengatakan bahwa jika mengacu dan melihat apa yang terjadi di tahun 2018, puncak arus mudik itu ada di H-3 pelaksanaan hari raya. “Kira-kira di tanggal 1 dan 2 Juni 2019, hari Sabtu dan Minggu,” ucapnya. Pada saat arus balik, waktunya cukup singkat. Setelah hari raya Lebaran, hanya ada waktu tiga hari, yaitu pada tanggal 7-9 Juni 2019.

sumber : kompas.com

2 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda