ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Rossi tampil kurang menyenangkan ketika balapan di rumah sendiri, sirkuit yang hanya berjarak 12km dari rumah pribadi Rossi ini tidak membuat dirinya terpicu untuk meraih hasil diatas podium akibat keanehan yang diderita pada motornya. Rossi merasa aneh karena hanya motor Yamaha yang mengalaminya sementara Ducati dan Honda tidak memiliki masalah seperti yang dialami oleh Rossi, Vinales dan Zarco.

Start dari posisi ketujuh, Rossi sempat melorot satu posisi pada awal balap, namun kembali ke posisi semula usai Jack Miller terjatuh. Sayangnya, ia kembali tersalip oleh Dani Pedrosa, dan bertahan di posisi delapan selama 20 lap. The Doctor pun dinyatakan finis ketujuh, usai Jorge Lorenzo terjatuh pada Lap 26.

Rossi pun dibuat heran oleh performa motornya. Padahal tampil baik ketika sesi latihan bebas, Rossi justru merasa tak nyaman dan merasa kehilangan banyak grip. Sejak lap pertama, Rossi pun segera tahu situasinya tak sama dengan sehari sebelumnya.

“Balapan yang sangat sulit. Sangat disayangkan saya tak bisa kompetitif di Misano, di hadapan semua penggemar. Jujur saja saya pikir bisa lebih kuat. Tapi atas beberapa alasan yang tak bisa kami pahami, hari ini lebih sulit. Sejak sesi pemanasan saya, Maverick (Vinales) dan Johann (Zarco) sama-sama kesulitan,” ungkap Rossi kepada Crash.net.

Rossi menganggap permasalahan ketika balapan adalah bekas ban yang dipakai oleh kelas Moto3 dan Moto2, bekas ban seperti tersebut seperti menghilangkan grip pada ban motor Yamaha, uniknya masalah ini berdampak paling buruk pada Yamaha saja.

“Kami bicara soal ban Moto2 sejak lama. Pertama, kami tak tahu itu benar atau tidak. Selain itu, kami tak tahu mengapa di beberapa lintasan ban Moto2 memberi kami kesulitan lebih banyak ketimbang lintasan lain,” ungkapnya.

“Tapi hal ini hanya terjadi pada kami, karena nyatanya Honda dan Ducati mencatat waktu yang benar-benar sama dengan kemarin. Jadi aneh melihat ban Moto2 hanya berdampak buruk pada Yamaha! Tapi ini bisa saja. Jujur saja kami tak tahu ini benar atau tidak. Kalaupun benar, kami tak tahu mengapa,” pungkas Rossi.

6 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda