kecelakaan anak

Korban kecelakaan kali ini melibatkan anak yang masuh duduk di bangku kelas SD. Korban langsung meninggal di TKP yaitu Muhammad Dandi (11) dan Yusil Armiawan (11). Sementara korban bernama Andre (11), mengalami patah tulang paha kanan dan dilarikan RS Panglima Sebaya.

Kronologi ?

Kanit Lantas Aipda Sudirman mengungkapkan via kaltimprokal :

  • Kecelakaan bermula ketika ketiga korban berboncengan mengendarai motor KT 3520 UN dari Pasar Long Kali menuju arah Penajam.
  • “Dari saksi yang diperiksa, saat melintas di kilometer 64 RT 13 Long Kali, motor yang dikendarai Dandi oleng. Kemudian menabrak pembatas jalan dan membentur pot tiang bendera,”.
  • Dandi memacu motor dengan kecepatan tinggi. Diperkirakan mencapai 70 kilometer per jam.
  • “Ketiga korban melaju tanpa dilengkapi perlengkapan keselamatan berkendara. Satu orang meninggal di TKP, dan satu orang meninggal di Puskesmas Long Kali,”.
  • “Luka Dandi sangat parah, nyawanya tak tertolong. Sementara Yusil meninggal di puskesmas. Sedangkan Andre terpaksa dirujuk ke RSUD Panglima Sebaya,”.

Menjadi pembelajaran buat para orang tua agar selektif saat memberikan fasilitas motor ke anak, anak yang masih abg palagi dibawah 17 tahun masih labil dijalanan, mereka selalu ingin membuktikan sesuatu yang berbeda kepada teman2nya, demi gengsi mereka bisa melakukan apa saja.

Buat apa kita memberikan motor namun ujungnya malah menjadi senjata untuk membunuh anak kita sendiri.

Baca juga :

Sedih Bacanya, Anak 16 Tahun dibekali Mesin Pembunuh dari Orang Tua, Akibatkan Satu Orang Meninggal

1 KOMENTAR

  1. wis akeh koyo ngene yo kok do ra kapok ki… piye jal wong tuo ne… ckckkck… turut berduka lah buat keluarganya…

  2. mending pegangin smatpon ajari donlot dan dirumah kasih sinetron…kn dirumah adanya itu..???

    kemanaaa lagi anak2 jaman skarang bisa mainn..?, dahulu banyak kebun kosong mnjadi ladang permainan..sekarang..? boro2 kebun.. film aja di ganti acra musik gosip dan sinetron..

  3. Tetangga gw masih kls 5 SD td pulang jumatan naik vario ibunya ngebut pake sarung dan baru saja ibunya diluar sapu halaman bilangin ke tetangga depan rmh yg anaknya kls 2 SMP “masa gak bisa naik motor win (erwin), dek rio aja uda bisa” mungkin becanda (positif thinking) tp buat gw itu salah dan sepertinya bangga anaknya bisa naik motor

  4. sekarang semakin banyak ortu yang bego, anak dikasih apa aja yg penting ga nangis, yah mau hancurin negara ancurin aja dulu generasi mudanya, tinggal tunggu masanya generasi ancur tadi jadi pemimpin, ancur dah negaranya, kayanya udh mulai deh di generasi pemimpin yg sekarang, hahahha…

Ketik Komentar Anda