LORENZO

Ada ada saja pebalap yang satu ini, mungkin karena sudah sakit hati dan putus asa karena hampir dua tahun tidak bisa mencicipi rasanya juara dunia gara2 marc marquez masuk ke ranah sang raja dan langsung menjadi raja merebut tahta dari lorenzo dan tahun inipun tahta sang raja akan digenggam marquez lagi.

Meski awalnya nego perpanjangan kontrak terasa alot untuk dua tahun kedepan 2015 & 2016 akhirnya pihak yamaha dan lorenzo setuju meski sebelumnya lorenzo keberatan karena harus ada klausul kalau motor M1 tidak kompetitif maka kontraknya akan berakhir satu tahun saja, dari sini pihak lorenzo sudah menebar sinyal bahwa dia udah tidak betah nunggang M1.

Kemarin lorenzo berujar lagi bahwa seandainya dia ada di tim honda atau ducati pasti dia bisa ngasepin marquez dan pedrosa bahkan jika marc dan pedrosa berada di tim yamaha maka nasibnya akan sama dengan lorenzo dan valentino rossi sekarang ini.

“Biasanya pebalap cepat juga bisa tampil baik dengan motor lain. Bila Marc dan Dani mengendarai Yamaha, mereka pasti akan mendapat hasil yang sama dengan saya dan Vale,”

“Kekuatan saya adalah cepat beradaptasi. Sebelum ke MotoGP, saya cepat di atas Honda, Derbi, Aprilia dan kini Yamaha. Tapi Casey Stoneradalah satu-satunya yang sukses bersama Ducati. Valentino Rossi bahkan tak bisa secepat dia,” ujarnya kepada SpeedWeek.

Coba bajaj, tvs, MINERVA ikut moto gp…pasti lorenzo nggak bingung milih tim…

 

1 KOMENTAR

  1. sebenernya sih #99 pengen naek rcv, tapi hrc pinter maka disewalah wingman setia dg cost lebih murah. budget bayaran pembalap buat riset motor…

  2. “Bila marc dan pedrosa berada di Yamaha, pasti nasib nya seperti saya dan Vale”

    ujar Lorenzo
    brarti Jargon “SEMAKIN DI DEPAN” itu cuma Jargon bisnis saja tanpa ada pertanggung jawabanya dan hasilnya donk? apakah Lorenzo sudah mengakui keunggulan performa Konstruktor Lawan Inisial “H” dan “D” 😀
    dan mengakui kalo performa konstruktor yg dgn Jargon andalanya “Semakin di depan” itu performanya buruk?

    entahlah.. :v

Ketik Komentar Anda