ARIPITSTOP.COM – Terkadang kita heran kenapa motor yang baru saja kita beli bahkan belum ada satu tahun namun peforma motor sudah menurun drastis, jika sebelumnya bisa meraih topspeed 130kpj tetapi hanya dalam waktu 6 bulan saja sudah berkurang hanya mampu berkitir di kecepatan 25kpj, lalu apa sebabnya ?. Salah satu faktor motor bisa bekerja dengan baik adalah adanya filter di motor kita, filter di motor itu ada 3 macam yaitu filter udara, filter oli dan filter bensin. Ketiga filter ini harus kita kontrol gan ganti secara periodik untuk menjaga performa di motor.

  1. Filter Udara

Filter udara memiliki fungsi menyaring udara bebas dari luar yang akan masuk ke ruang pembakaran agar selalu dalam keadaan bersih. Jika filter udara mampet tarikan / akslerasi jadi berkurang dan cenderung motor jadi mbrebet. Setiap pabrikan selalu memberikan buku panduan service disitu secara detail tertulis kapan waktunya kita service dan apa saja yang perlu kita ganti sesuai pemakaian km  dan bulan.

Dan filter udara sekarang ada dua tipe yaitu filter udara tipe basah dan kering. Motor2 jaman dulu menggunakan filter udara tipe kering,filter ini bisa dibersihkan dengan udara bertekanan. Filter tipe basah lebih efisian dan mudah perawatannya umurnya-pun lebih lama bisa sampai 15-16 ribu km. Pihak pabrikan menganjurkan penggantian filter tipe basah maksimal 16ribu km tapi banyak kok motor baru menginjak 10ribu km kondisi filter udara sudah penuh kotoran, karena semua tergantung lingkungan yang sering dilewati.

2. Filter Oli

Filter Oli ini sangat penting perannya, karena fungsi dari saringan oli ini untuk menyaring oli yang akan dialirkan ke komponen di dalam mesin, yang biasnaya dialirkan dulu ke bagian head cylinder dan kemudian mengalir kembali ke bak mesin.

Jika saringan oli tersebut sudah mengalami penyumbatan, maka akan berakibat berkurangnya debit oli yang dialirkan. Jadi, pelumasan pasti tidak akan maksimal. Akibatnya noken as dan pelatuk klep serta komponen di cylinder jadi cepat aus, bahkan timbul nglitik jika pelumasan sudah tidak maksimal, dan parahnya kompresi di ruang bakar bisa berkurang karena oli kotor yang menempel di dinding cylinder dan piston.
Filter Oli ada yang harus diganti secara periodik namun ada juga yang hanya dibersihkan saja, untuk filter oli yang bahannya kertas harus diganti maksimal setiap 10rb kilometer sedangkan untuk filter oli berbahan kasa biasanya cukup dibersihkan saja.
3. Filter Bensin
Filter bensin juga menjadi vital untuk motor karena sangat berpengaruh terhadap kebersihan bensin yang akan disemburkan ke ruang bakar. filter bensin berfungsi sebagai penyaring bahan bakar agar bahan bakar yang disalurkan ke ruang bakar tetap bersih dan tidak mengganggu proses pembakaran bahkan berfungsi untuk mencegah kotoran tidak menyumbat karburator atau injector.
Jika didalam tangki motor kita sering muncul kotoran karena kualitas bahan bakar yang kurang bagus atau kotoran yang terjadi karena karat dari tangki pasti kondisi filter bensin cepat kotor, jika filter bensin sudah kotor efeknya laju bahan bakar jadi agak tersendat dan akibatnya motor bisa mbrebet lebih parahnya lagi jika filter sudah tidak sanggup menyaring kotoran yang masuk ke fuel pump / karburator maka kotoran akan masuk kemudian akan menyumbat pompa fuel pump atau lobang karburator yang berakibat fuel pump macet karburator mampet dan motor jadi mogok.
Untuk filter bensin ini juga perlu diganti secara periodik terutama untuk filter fuel pump, rata2 filter memang diganti maksimal 10ribu km untuk menjaga performa agar motor tetap fit, meskipun filter udara ada yang mampu bertahan hingga 20ribu km.

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda