ARIPITSTOP.COM – Oli Mesin menjadi satu bagian terpenting dalam motor, tanpa pelumas oli mustahil motor akan bekerja secara normal, oleh karena itu penggantian oli mesin secara rutin menjadi satu kewajiban agar motor kita tetap nyaman ketika dipakai.

Berbagai merk oli yang ditawarkan sebenarnya fungsi utamanya sama, namun kualitas dan brand menjadi faktor utama merk oli bisa laris mania dipilih para pemilik motor. Dan semakin laris merk oli tersebut maka akan semakin sering dan banyak juga produk tersebut dipalsukan.

Apalagi merk oli yang dipakai oleh para pabrikan motor masing2, menjadi makanan empuk untuk dipalsukan karena sudah pasti merk oli tersebut akan dicari oleh pemilik motor. Bahkan para pebrikan oli membuat produknya sebaik mungkin agar susah untuk dipalsukan terutama dari bungkus atau botolnya.

Membedakan antara oli palsu dengan oli asli, pasti awalnya kita akan melihat dari botolnya dahulu. Karena jika botolnya terlihat aneh, biasanya kita ragu untuk membeli oli tersebut. Oleh karena botol oli menjadi alat fital dalam pemalsuan produk oli, bahkan sebagian pemalsu oli mesin, mereka memakai botol asli yang kondisi masih bagus dan bisa direkondisi.

Botol asli yang direkondisi inilah yang bahaya, makanya setelah kita ganti oli mesin disarankan untuk merusak botol olinya agar botol tersebut rusak dan tidak dipakai lagi untuk wadah oli palsu.

Perusakan botol oli sebenarnya audah cukup dengan merusak labelnya saja, atau akan lebih bagus kita merusak botolnya dengan cara menusuk atau merobek botolnya.

Dengan merusak botol oli ini maka kita sudah mencegah terjadinya pemalsuan oli mesin. Monggo dipraktekkan untuk mempersempit ruang gerak para pemalsu oli.

8 KOMENTAR

  1. Saya juga sudah lama begitu.. tapi personal melawan jaringan jual beli botol oli bekas.. efeknya mungkin hanya 0,1% mencegah pemalsuan.. pabrikan oli harusnya memberi perlindungan lebih ke konsumen dengan membuat tanda khusus yg susah ditiru.. jangan konsumen yg disuruh teliti sebelum membeli.. wong kita sudah bayar.

  2. Lha sekarang banyak bengkel yang menjual kemasan oli setelah dipakai ke pengepul. Harga lebih tinggi jika botol masih utuh dan tutup tidak rusak. Sehingga banyak mekanik yang membuka kemasan dengan dicongkel, tidak diputar agar tutup dan segelnya utuh…

  3. klo gw sih di belek tengahnya, sisa oli nya di simpen buat keperluan lain, klo oli samping ya di masukin ke tabung oli nya. di belek terus di buang.

  4. Wkwkwkk….jdi ingat jaman ngekos dulu, tiap minum selalu beli air mineral botolan, meskipun bapak kost nyediain air gratis yg ditaruh d botol air mineral bekas …..tp yaa gitu, botol yg dipake trnyata bekas juga, kayaknya ngambil botol bekas anak kost yg dibuang, kadang sampai kecoklatan saking kotornya ga prnah dibersihin…… akhirnya tiap habis beli botol selalu sy lubangi, biar gak dipakai ulang, jadiya sampah botol numpuk di tong sampah 😀

Ketik Komentar Anda