jump to navigation

NMAX Terjang Banjir Setinggi Tutup Tangki, Akhirnya Stang Piston Bengkok Januari 7, 2016

Posted by aripitstop in : BENGKEL , trackback

nmax stang piston bengkok

Terjang banjir setinggi tutup tangki akhirnya NMAX milik salah satu owner di grup NMAX ini stang piston bisa bengkok. Kenapa bengkok ? yap karena air masuk ke ruang kompresi yang akhirnya terjadi water hammer.

Setinggi tutup tangki itu tinggi juga loch… menutup separo badan NMAX dan pastinya air berada di atas filter udara.

RIDING WITH NMAX (4)

Apa itu water hammer ? saya ambil dari welovehonda berikut : fenomena di mana suatu aliran fluida dihentikan secara tiba-tiba, baik itu disengaja (misalnya saluran ditutup tiba-tiba) atau karena mampet. Fenomena ini hanya terjadi pada saluran tertutup (pipa dsb). Ketika fluida dihentikan gerakannya secara tiba-tiba, tekanan akan terkumpul di ujung dekat dengan lokasi di mana aliran terhambat, sehingga tekanan akan terakumulasi di mana ketika itu aliran di belakangnya tidak terhentikan sehingga fluida menekan penampang saluran dan pecah.

Untuk pengertian lebih mudahnya adalah ketika air masuk ke ruang bakar melalui filter udara karena tekanan hisap dari ruang bakar melalui filter udara, ketika air menggenangi filter udara maka air kehisap ke ruang bakar dan memenuhi ruang bakar sehingga ikut terkompresi. Karena air tidak bisa terbakar ikut terkompresi dan piston terus berputar maka tekanan piston yang dihasilkan dari putaran mesin mengakibatkan stang piston bengkok akibat piston berhenti mendadap sedangkan dorongan mesin terus berlanjut. Pada akhirnya motor mogok karena piston macet tidak bisa bergerak lagi.

nmax water hammer

Bagaimana menghindari water hammer ? jangan nekat menrjang banjir setinggi apalagi melebihi tinggi filter udara, posisi paling aman kalau kepepet ketika menerjang banjir adalah tinggi air maksimal setinggi mesin CVT yang efeknya nggak akan water hammer namun selip saja karena air masuk ke ruang CVT dan bisa sembuh lagi ketika air di CVT sudah habis atau kering.

Kalau terpaksa harus menyeberang banjir tinggi lebih baik motor dimatikan lalu didorong saja. Setelah didorong sudah sampai tempat yang aman dari banjir pastikan filter udara tidak ada airnya, lepas busi dan selah-selah 5-10 kali untuk memastikan tidak air di ruang bakar. Pastikan juga air tidak tercampur dengan oli mesin, untuk motor matic setalah menerjang banjir cek kondisi oli gardan.

Jangan sampai terjadi milky oil :

Musim Banjir Waspadai Oli Mesin Berubah Jadi Milky

wpid-aviary_1423900797714.jpg

Begini cara menguras oli yang sudah terlanjur kena Milky :

Musim Hujan dan Banjir Datang Awas Oli Mesin Jadi Milky, Plus Cara Kuras Oli Mesin Yang Milky

oli 1

About these ads

Komentar»

1. hmsmotoblog - Januari 7, 2016

Nekat ckckck

Kobayogas - Januari 7, 2016

Wkwkwkwwk sok sokan tahan air… Jd inget motor India yg amphibi..

http://kobayogas.com/2016/01/07/catat-tanggal-penting-ini-3-produk-baru-yamaha-siap-hadir/

Sing Indo - Januari 7, 2016
bijikelot - Januari 7, 2016

njemur lagi ah njemur lagi…musim hujan ah..

Ferboes - Januari 7, 2016

Yg mana ya? Lupa euuyy…???
Honda CBR919 Fireblade Pakai Full Fairing Yamaha R1 2015… Tampil Muda Kembali….!!! – http://wp.me/p4OJM5-1sM

hmsmotoblog - Januari 7, 2016

Motor ganteng yg salah merk itu yak om?

Mampir gan :
Awas vario bisa tertukar!
http://wp.me/p67RA8-92

ninja150ss - Januari 7, 2016
buzzie - Januari 7, 2016

pantes gak berani review NMax nerjang banjir wkwkwkwkwk…. ???

Kobayogas - Januari 7, 2016

padahal waktu hujan besar smpet terabas genangan dengan ketinggian setengah ban.. aman.. karena gak smp naek ke dek

buzzie - Januari 7, 2016

½ ban kan gak sampe kena si ferrox

Kobayogas - Januari 7, 2016

iya makanya aman

daivan - Januari 7, 2016
SuRyA - Januari 7, 2016
Munivmotoblog - Januari 7, 2016
2. jl99jurdun - Januari 7, 2016

Motor juga manusia….

3. pemburukuis.comhari - Januari 7, 2016
Supono Wahyudi - Januari 7, 2016
4. Danny - Januari 7, 2016

Setau saya, kondisi di atas karena air adalah fluida yang tidak bisa di pampatkan. Jadi pada saat mesin melakukan langkah kompresi volume ruang bakar akan mengecil. Sedangkan air tidak bisa di kompresi sehingga tekanan akan melebihi batas desain mesin dan akan merusak bagian terlemah dr mesin itu sendiri. Bs piston pecah atau stang piston yg bengkok. Fenomena ini seolah air memukul balik piston (jadi bahasa kerennya water hammer). Makanya sistem rem menggunakan fluida (kecuali bis, saya kurang paham sistem rem bis yg bisa kombinasi angin dan fluida) sehingga tekanan bisa diteruskan ke bagian rem tanpa kehilangan tekanan. Sedangkan mesin bakar bahan bakar harus dikabutkan sehingga mesin bisa melakukan langkah kompresi.

menyan - Januari 7, 2016

Lha yo gur sama dah di jelasin di atas. Masih buat argumen sendiri. Beda tulisan doank

5. Franc - Januari 7, 2016

Wah ini salah kaprah skala nasional kang ari, itu bukan water hammer, tapi HYDROLOCK. Tolong di googling lagi istilahnya, penjelasan sederhananya kayak gini:

Water hammer itu gambarannya kayak gini: misal kang ari buka keran air yang keluarnya kenceng banget, terus tiba2 kerannya ditutup, maka aliran fluida (berupa air) yang kenceng tadi bakal “nabrak” katup keran, dimana lama2 bisa merusak keran.

Kalo hydrolock itu kejadian dimana ruang pompa vakum kompresi terisi air, karena air sangat susah terkompresi maka pompa “terganjal” sehingga bisa timbul kerusakan, kalo di mesin ya jadi bengkok conrod-nya.

Kobayogas - Januari 7, 2016

Wah ternyata selama ini water hammer salah semua ya.. Yg bener hydrolock

http://kobayogas.com/2016/01/07/catat-tanggal-penting-ini-3-produk-baru-yamaha-siap-hadir/

Danny - Januari 7, 2016

He he he bener gan, hydrolocked salah istilah jg saya. Kalau water hammer sebenernya agak mirip tp biasanya terjadi di jaringan pipa, terutama pipa uap dimana uap air ada yg terkondensasi (biasanya saat start up) jadi aliran uap panas terganggu jd pipanya bergetar hebat dalam kasus ekstrim bisa membuat pipa pecah.

Tp kenapa stang piston bengkok sudah sesuaii dengan penjelasan saya di atas

menyan - Januari 7, 2016

Kalo yang ni bener

6. warungasep - Januari 7, 2016
7. kudo78dk - Januari 7, 2016
8. Cah_Angon - Januari 7, 2016

Motor bukan perahu..
tapi.. kalau diperhatikan kok mirip jetski ya kalau udah kerendem air.. 😀

9. mendoan - Januari 7, 2016

Mungkin klo di Jakarta ada yg jual Hovercraft segede NMax seharga 20jutaan bakal laris, soalnya itu kan kendaraan amphibi

Redribbon Army - Januari 7, 2016

hovercraft musuhnya banyak…. terutama paku jalanan yang “sengaja” ditebar… memperkaya tukang tambal ban iya….

10. hobilari - Januari 7, 2016

Wow kalau ada banjir saya mending cari jalan lain saja, muter gak papa….yang penting aman….

11. goozircom - Januari 7, 2016
12. pecel_basi - Januari 7, 2016

wow info baru. thx atas pencerahannya. blogger emang mesti gini, artikelnya ga cuman iklan motor baru

13. Bonsai Biker - Januari 7, 2016

linggismu bengkok

14. denmaz - Januari 7, 2016

Nmax kan mirip jetski.. :mrgreen: mungkin pemiliknya terinspirasi naik jetski gitu.. bisa ngambang.. ekekeke

15. ardiantoyugo - Januari 7, 2016

Sampe melengkung ngono… Eman…

Review Smartfren Andromax Ec seharga 249rb: http://wp.me/p1eQhG-1th

16. fari.fairis - Januari 7, 2016

filter udaranya kasih pipa aja sampe atas stang.. aman dah.. 😀

17. jos gandos - Januari 7, 2016

Motor bagus tapi pemiliknya gk berpendidikan. Pake sepeda ontel aja kang

18. Ferboes - Januari 7, 2016

Udah mulai banjir yak
Honda CBR919 Fireblade Pakai Full Fairing Yamaha R1 2015… Tampil Muda Kembali….!!! – http://wp.me/p4OJM5-1sM

19. orong-orong - Januari 7, 2016
20. st3v4nt - Januari 7, 2016

Kalo udah banjir mah mau motor kaya gimana juga kalah mending nunggu air surut lah….

21. civillianblogs - Januari 7, 2016
22. nut - Januari 7, 2016

Kang ari mau tanya , klo motor sport ky vixion lagi jalan kenceng terus d rem belakang sampe ngunci itu ada efek ny ga ke mesin ? Secara kan lagi jalan knceng lngsung ngunci.trims

Malesin - Januari 7, 2016

Ya kalo ente tekan kopling mah biasa aja, ban stop mesin tetep muter. Kecuali ente dari kenceng langsung stop tanpa main kopling, ambrol.

Kang ari - Januari 7, 2016

Efeknya lebih ke rumah kopling cepat oblak, karet kopling cepat keras

23. resha_warblo - Januari 7, 2016
24. orong-orong - Januari 7, 2016
25. bejoselamet - Januari 7, 2016

Wih stang piston yg kalah ya kang…

26. zay - Januari 7, 2016

ga usah jauh 1 meter kalo silinder masuk air ya wassalam
klo diotomotif tetep waterhammer istilahnya
karena yang dikompresi air jadi piston nabrak air
itu silindernya baret ga ya
klo di xride pernah nyoba smpai dek terjang banjir tapi jalan
klo macet mogok juga mending matiin aj naek gerobak wkwkwk

27. LO gw END - Januari 7, 2016

EMANG PENYAKITNYA YAMAHA KALO LEWAT BANJIR, MODDAR… KANFAS KOPLING ANGUS, SETANG SEHER BENGKOK, OLI MESIN BERKURANG TERUS DAN LAIN LAIN LAIN MASIH BANYAK…

ndoro - Januari 8, 2016

Wah, becenya gak nanggung2 bro sales. Memangnya motor merk sebelah bisa berenang di banjir ya? Kalau air sudah masuk lewat filter udara ke ruang bakar, ya modar motornya. Termasuk motor bro yg katanya terhebat sedunia akherat itu.

4nd1 - Januari 8, 2016

Betul, Bro ……
Kalau dipakai bensinnya berkurang, remnya aus, hujan nggak kepanasan, panas nggak kehujanan …. dasar Yamaha ….

😛

28. ardiantoyugo - Januari 7, 2016

totalan…

Review Smartfren Andromax Ec seharga 249rb: http://wp.me/p1eQhG-1th

29. Munivmotoblog - Januari 7, 2016
30. Evan - Januari 8, 2016

Klo banjir,mending menepi atau menerjang ya,klo dlm batas aman si,ok2 aj,lha kyak gne,hrs siapin budget yg bnyak,biar greng lg,semua kendaraan klo nerjang banjir tdk dlm kondisi aman untk mnerjang,pasti ad yg rusak,kndaraan bukan di desain utk berenang,ya klo kpal selam 🙂

31. abdel - Januari 8, 2016

di sangka bisa jadi perahu mungkin…wkwkwk



%d blogger menyukai ini: