ARIPITSTOP.COM – Honda CB Twister 250 pernah digadang2 sebagai penggantinya Honda Tiger yang sudah disuntik mati oleh AHM. Bahkan desain patennya sempat bocor karena dipatenkan di Asean sejak tahun 2016, namun ternyata tidak ada realisasinya. Namun berbeda dengan di Brazil, disana masih menjadi motor idaman bahkan desainnya terus diperbarui, dan kini terlihat warna baru yang terlihat jadi lebih gagah.

Honda CB Twister 250 ini mengusung mesin 249.5cc, satu silinder, bahan bakar berpendingin udara plus oli coller, OHC, dikawinkan dengan transmisi 6-speed, memakai teknologi FlexOne, yaitu sistem yang efisien yang memungkinkan untuk memilih jenis bahan bakar yang diinginkan karena di Brazil memakai dua jenis BBM yaitu bensin dan Etanol, teknologi ini juga diiterapkan di kompetitornya Fazer 250 dengan nama Blueflex. CB Twister mampu menghasilkan tenaga maksimum dari 22,4 hp pada 7.500 rpm (Bensin) / 22,6 hp pada 7.500 rpm (Etanol) dan torsi puncak 2,24 kgf.ma 6.000 rpm (Bensin) / 2,28 kgf.ma 6.000 rpm (Etanol).

Sistem pengereman menggunakan disc ganda bekerja pada kedua ujungnya. Sebuah single disc 276mm dengan twin piston caliper melakukan tugas di depan sementara satu disk 220mm dengan single piston caliper digunakan di bagian belakang. Sistem pengereman ini ada dua versi yaitu ABS dua channel dan Non ABS. Mesin ini di gandulkan pada sasis tipe Diamond Frame yang kokoh dan lincah, suspensi yang digunakan menggunakan suspensi teleskopik pada roda depan dan menggunakan suspensi monoshock pada roda belakang. Honda CB Twister 250 memakai kapasitas tangki bahan bakar 16,5 liter. Sedangkan untuk berat kering motor ini 139kg. Velg racing dibalut dengan ban Pirelli Diablo Rosso berukuran 110/70-17 untuk depan dan 140/70-17 untuk bagian belakang.

Instrument cluster dilengkapi dengan layar digital LCD speedometer yang meliputi, tachometer, kembar trip meter dan pengukur bahan bakar. Konsol juga menunjukkan kerja untuk ABS dan pompa bahan bakar. Bagian headlamp sayangnya masih memakai tipe bohlam namun untuk lampu belakang sudah memakai tipe LED.

Pilihan warna :

Spesifikasi :

  • Tipe: OHC, silinder tunggal, 4-tak, berpendingin udara
  • Pemindahan: 249,5 cc
  • Daya maksimal: 22,4 hp pada 7.500 rpm (Bensin) / 22,6 hp pada 7.500 rpm (Etanol)
  • Torsi maksimum: 2,24 kgf.ma 6.000 rpm (Bensin) / 2,28 kgf.ma 6.000 rpm (Etanol)
  • Transmisi: 6 kecepatan
  • Sistem Mulai: Listrik
  • Diameter x Stroke: 71,0 x 63,0 mm
  • Rasio Kompresi: 9.6: 1
  • Sistem Daya: PGM-FI Electronic Injection
  • Bahan Bakar: Bensin dan / atau Etanol
  • Pengapian: elektronik
  • Baterai: 12V – 5 Ah
  • Lampu depan: 60/55
  • Tangki bahan bakar / Reservoir: 16,5 liter
  • Oli mesin: 1,8 liter
  • Panjang x Lebar x Tinggi: 2065 x 753 x 1072 mm
  • Wheelbase: 1386 mm
  • Ground ground minimum: 192 mm
  • Tinggi kursi: 784 mm
  • Berat kering: 135 kg / ABS: 137 kg
  • Tipe: Diamond Frame
  • Suspensi Depan / Stroke: Telescopic fork / 130 mm
  • Suspensi Belakang / Stroke: Mono Shock / 108 mm
  • Rem depan / Diameter: Disc / 276 mm
  • Rem belakang / Diameter: Disc / 220 mm
  • Ban depan: 110/70 – 17
  • Tirus Belakang: 140/70-17

Galeri :

Advertisements

2 KOMENTAR

  1. Indonesia dah jenuh motor batangan dan bebek ……jelas nanggung ,selera dah ke matic ……resiko konsumen terlalu lama menunggu ….matic model jelek terasa cakep …

Ketik Komentar Anda