ARIPITSTOP.COM – Berbagai macam kasus sudah sering terjadi menyangkut debt kolektor, terlebih yang suka menarik paksa motor di jalanan hingga diteriakin maling atau begal. Kini di Bandung ada seorang Debt kolektor yang dibunuh secara sadiz oleh debitur/konsumen yang menunggak dua bulan cicilan.

Edward Silaban seorang penagih utang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibunuh secara sadis oleh pegawai kedai ramen. Lima orang tersangka sudah ditangkap, sedangkan pelaku utamanya masih diburu polisi.

“Hasil penyelidikan di lapangan oleh tim reserse, kami melakukan penahanan terhadap lima orang yang diduga turut serta melakukan kejahatan pembunuhan berencana terhadap saudara Edward. Lima tersangka itu atas nama DM, SR, DS, AM dan IN,” ungkap Hendra saat ekspose di Mapolresta Bandung, Senin (3/2).

Jasad Edward ditemukan di dasar jurang yang berada di Kampung Cisaronge, Desa Mekar Mukti, Kabupaten Bandung Barat. Sebelumnya, Edward dilaporkan hilang sejak 27 Januari 2020. Polisi menduga pembunuhan Edward ini merupakan pembunuhan berencana.

Kronologi :

  • Korban datang ke kedai ramen tersebut untuk menagih tunggakan kredit kepada salah satu karyawan. Rupanya pelaku utama, inisial L, kesal dengan korban, gegara terus ditagih. Hal tersebut memicu pelaku merencanakan pembunuhan.
  • Setelah korban datang ke TKP pada pukul 20.00 WIB, kemudian korban diajak masuk oleh pelaku.
  • Setelah itu, pelaku lainnya telah bersiap untuk melakukan eksekusi terhadap korban. Para pelaku menjerat korban menggunakan tambang. Korban berusaha melawan, maka pelaku lainnya membantu menjerat dan memberikan pisau kepada L.
  • Korban datang ke kedai ramen tersebut, kemudian korban dipukul dengan menggunakan bata, ditarik ke kamar mandi, ditenggelamkan di bak air, kemudian digorok menggunakan pisau.

Sumber : detik.com, jpnn.com

Advertisements

4 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda