ARIPITSTOP.COM – Terpuruk di musim 2019 bersama KTM, Zarco akhirnya merasakan dirinya kembali menjadi pembalap papan atas ketika berada diatas motor Honda meski hanya tiga seri saja. Zarco memuji motor Honda yang memiliki stabilitas yang tepat, baik dalam cara kerjanya maupun teknisnya.

Zarco merasa kembali nyaman berada di lintasan MotoGP setelah diberi kesempatan membalap di akhir musim 2019 bersama LCR Honda menggantikan Nakagami.

“Tiga balapan di atas Honda berhasil menghilangkan beberapa keraguan, mengingat saya sempat sulit meraih hasil baik. Kembali merasa nyaman dan berpuas diri atas kinerja saya, membuat saya merasa yakin bahwa semua akan baik-baik saja,” ungkap Zarco dilansir dari Motogp.com

Meski hanya menjalani tiga seri, Zarco merasakan motor Honda lebih baik dibandingkan KTM yang membuat dirinya susah beradaptasi hingga menjalani musim buruknya di MotoGP.

“Saya tahu Honda merupakan motor yang baik. Motor ini punya stabilitas yang tepat, baik dalam cara kerjanya maupun teknisnya, dan ini semua membuat saya lebih fokus pada cara berkendara dan menemukan perasaan sebagai pembalap papan atas,” ujarnya.

Suasana nyaman tersebut membuat Zarco yakin tampil bagus bersama Ducati Avintia diatas motor Desmosedici GP19 dengan dukungan teknis yang lebih baik dari Ducati, Zarco pun mengaku bertekad konsisten bertarung di posisi 10 besar. Jika berhasil, maka ia akan menaikkan targetnya menjadi podium pada paruh kedua musim 2020 mendatang.

“Target saya musim depan harus lebih baik, meski saya baru menjalani musim yang sulit. Kembali ke posisi 7-10 besar bakal bagus. Untuk saat ini, lebih baik membidik target yang lebih realistis, dan setelahnya barulah membidik podium atau kemenangan,” tutupnya.

Ketik Komentar Anda