ARIPITSTOP.COM – Viral sebuah video menunjukkan seorang ibu menangis histeris di Puskesmas karena anaknya yang masih Balita meninggal dunia akibat kesetrum chargeran HP milik orang tuanya. Perhatian buat orang tua agar tidak menyepelekan ketika menggunakan perangkat elektronik.

Video seorang ibu yang menangis akibat bayinya meninggal dunia setelah tersengat listrik dari charger ponsel beredar di media sosial. Meninggalkan charger HP yang masih tertancap di colokan listrik tentu berbahaya bagi anak. Hal itu dirasakan orang tua balita warga di Jatibarang, Indramayu, siang ini, Rabu 9 Oktober 2019.

Saat si ibu menangis, terlihat petugas Puskesmas berusaha menenangkan sang Ibu, sambil meminta ibu untuk bisa mengikhlaskan anaknya.

Dalam video tersebut memperlihatkan kasur yang gosong serta chargeran HP yang terlihat habis terbakar, kemungkinan terbakar ketika sang anak kesetrum HP tersebut.

Menjadi perhatian khusus bagi para orang tua agar tidak menyelepelekan meski hanya sekedar chargeran HP yang justru bisa merenggut nyawa keluarga kita.

Dari keterangan video yang viral, bayi itu tersengat aliran listrik dari charger ponsel orang tuanya yang berada di pinggir kasur.

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi, Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Maulana Marzuki membenarkan Arfan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik, tapi bukan dari charger ponsel, melainkan kabel pembuat roti yang terkelupas. Yoris mengatakan rumah kontrakan orang tua korban dijadikan tempat produksi roti. “Diduga korban memegang kabel mesin pembuat roti yang terkelupas. Saat itu korban berteriak, sehingga terdengar oleh orang tua korban,” kata Yoris kepada detikcom, Rabu (9/10/2019). Yoris mengatakan orang tua korban langsung membawa anaknya ke Puskesmas Jatibarang saat melihat kondisi bayinya tergeletak. Namun nahas, saat dibawa ke puskesmas, nyawa korban tak tertolong. “Saat dilakukan pertolongan di puskesmas, korban sudah meninggal dunia,” ucap Yoris.

Yoris menambahkan orang tua korban tercatat sebagai warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Rencananya, korban dimakamkan di Kabupaten Kuningan. “Dimakamkan di Kuningan dan orang tua korban menerima. Sudah membuat pernyataan, kejadian tersebut merupakan musibah,” ucapnya.

Berikut videonya :

6 KOMENTAR

  1. Di berita resmi menurut keterangan polisi bukan kesetrum charger hp tapi kesetrum kabel yang terbuka dari alat untuk buat roti karena ortu korban punya usaha roti di rumahnya. Ortunya sudah bisa menerima sebagai musibah tetapi catatan buat ortu agar menjaga balitanya dari peralatan listrik yang memiliki resiko tinggi.

  2. innalillahiwainaillahirojiun.. yg sabar ya bu..smoga keluarga yg ditinggalkan di beri kesabaran.. Aamiin Yaa Robbal Allamin
    sedih banget.. pelajaran penting buat ku.. soalnya aq juga punya anak kecil di rumah

  3. inalillahiwainaillahirojiun.. smoga orangtuanya diberi kesabaran dan kekuatan..Aamiin YRA
    pelajaran penting buat aq.. hrs lebih menjaga si kecil walaupun di rumah

Ketik Komentar Anda