ARIPITSTOP.COM – Selesai sudah karir Johan Zarco bersama KTM, merasa menyerah hingga memutuskan kontrak hanya satu tahun saja dan kini justru lebih tragis karena KTM justru merumahkan Zarco membebastugaskan dirinya dari tugas sebagai pembalap KTM hingga berakhirnya kontrak pada 31 Desember 2019 ini.

Sebagai juara dunia Moto2 selama dua kali, Zarco pindah ke MotoGP tampil apik bersama Tech3 ketika masih memakai motor Yamaha M1, akan tetapi hasil balapannya terus merosot ketika Tech3 memutuskan untuk pindah haluan ke KTM dan membawa serta Zarco ke tim pabrikan KTM. Kontrak selama dua tahun pun dimulai, akan tetapi ternyata awal musim bersama KTM justru membuat Zarco frustasi, dirinya tidak bisa beradaptasi diatas motor KTM RC16, alhasil baru berjalan separo musim Zarco memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan KTM hanya satu musim saja.

Dan baru saja keputusan mengejutkan datang dari pihak KTM yang justru memutuskan untuk merumahkan Zarco. Durasi kontrak tetap sampai akhir musim 2019 sehingga Zarco tetap dalam status pembalap milik KTM hanya saja dirinya dibebas tugaskan dari pekerjaannya sebagai pembalap KTM. Pengumuman ini dirilis pada Selasa (17/9/2019), saat peserta MotoGP bersiap menjalani pekan balap di Aragon akhir pekan nanti.

Posisi Zarco akan digantikan oleh Mika Kalio yang selama ini bertugas sebagai pembalap test rider dari KTM. Menurut KTM, dibebastugaskannya Zarco demi menjaga kerahasiaan pengembangan dari motor RC16 versi 2020.

Berikut pernyataan resmi dari Direktur Motorsport KTM, Pit Bierer :

“Kami harus mengambil keputusan untuk memastikan bahwa kami memakai sumber daya kami sebaik mungkin, dan saat ini kami menuju arah positif pada struktur MotoGP kami. Kami yakin Mika bisa membantu kami pada fase ini berkat pengetahuan dan latar belakangnya.

“Sangat penting bagi kami untuk memverifikasi hasil uji coba kami dalam kondisi balapan sesungguhnya untuk memulai musim 2020 di posisi terbaik. Mika telah membuktikan kemampuannya di atas RC16 dan kami senang ia bisa kembali bergabung dengan line-up kami sebagai seorang pebalap lagi. Tak diragukan lagi kami akan fokus pada konfigurasi baru dengan motor #82 sembari memperebutkan poin.

“Pada saat yang sama, kami ingin berterima kasih kepada Johann atas usahanya sejak ia bergabung dengan proyek ambisius kami pada November tahun lalu. Kini kami harus memikirkan masa depan dan kami mengalami kemajuan. KTM akan terus mendukungnya sampai kontraknya habis pada akhir 2019, dan kami benar-benar mengharapkan yang terbaik untuk masa depannya.”

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda