ARIPITSTOP.COM – Untuk pertama kalinya sirkuit Sepang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan balap ketahanan motor 8 Hours, seri Sepang melanjutkan balap ketahanan yang sebelumnya diadakan di Suzuka Jepang. Berbeda di Jepang, balap ketahanan di Malaysia nanti dipastikan akan diramaikan oleh Morbidelli, Van Dr Mark dan Hafiz Syahrin.

Ada yang berbeda pada ajang balapan ketahanan 8 jam FIM Endurance World Championship tahun 2019 ini, Sirkuit Sepang menjadi sirkuit kedua yang menjadi tuan rumah FIM Endurance World Championship (EWC) tahun 2019 setelah seri Suzuka.

Beberapa pembalap MotoGP dan WSBK akan bergabung, dan yang sudah dipastikan datang adalah Morbidelli, Van Der Mark dan Syahrin. Ini akan menjadi momen perdana Morbidelli, Van der Mark, dan Syahrin bertandem di ajang ketahanan, namun dengan dukungan dari tim juara dunia Yamaha Austria Racing Team (YART).

Ini merupakan pengalaman pertama bagi Morbidelli untuk turun di ajang balap ketahanan, namun ditinya sudah tidak asing dengan motor YZF-R1 karena sering digunakan saat latihan. Bagi Syahrin sudah tidak asing lagi karena dirinya pernah ikut balapan serupa di Jepang.

Berbeda dengan Van Der Mark yang sudah malang melintang dan bahkan menjadi juara terhitung sudah mengoleksi empat kemenangan di Suzuka 8 Hours Jepang, yakni pada 2013 dan 2014 bersama Honda, serta 2017 dan 2018 bersama Yamaha.

Franco Morbidelli

“Saya sangat penasaran bagaimana format balapan ketahanan akan cocok dengan saya, dan saya tak sabar menantinya. Ini ajang berbeda, menyenangkan, dan saat Razlan Razali (Bos SRT dan CEO Sepang) meminta saya melakukannya, saya berkata, ‘Mengapa tidak?’

“Kombinasi Yamaha dan SRT berarti merupakan paket kuat, dan menyenangkan bisa kembali mengendarai motor produksi massal lagi. Mengendarai motor berarti selalu tetap bugar, jadi senang bisa balapan pada Desember. Saya pernah berlatih dengan R1, jadi saya punya ide soal ekspektasi. Tapi saya yakin ketahanan superbike bakal sangat berbeda. Saya akan memanfaatkan petualangan ini dan memakainya sebagai liburan di Malaysia.”

Michael van der Mark

“Saat saya tahu akan ada Seri EWC di Sepang pada Desember, saya tahu bakal menyenangkan balapan di sana, jadi saya sangat bangga ketika tim ini meminta saya untuk bergabung. Lagi pula, bagaimana Anda bisa menolak tim sehebat ini yang ak akan balapan di kandang sendiri? Sepang panas dan lembap, jadi perlu kerja keras. Tapi ini juga bagian dari tantangan balap ketahanan dan saya sangat menikmatinya.

“Saya akan melakukan segalanya untuk membantu tim dengan sedikit pengalaman saya di balap ketahanan, karena kami ingin memperebutkan kemenangan! Kami punya skuad yang sangat kuat, tapi kami juga harus cerdas dan konsisten, karena jelas target kami adalah menang di rumah tim sendiri!”

Hafizh Syahrin

“Saya tak sabar turun di Seri EWC pertama di Malaysia. Ini bukan balapan ketahanan pertama saya karena saya pernah turun di Suzuka 8 Hours, tapi bakal sangat berbeda berkendara di hadapan penggemar sendiri! Ini kesempatan yang sangat baik untuk menguji ketahanan fisik saya, karena balapan ini bakal panjang dan panas, dan yang terpenting adalah bekerja sebagai tim.

“Kami akan berusaha sebaik mungkin, tapi kami sudah punya tim yang hebat dan saya punya tandem yang sangat kuat. Saya sangat bersemangat berbagi motor dengan Franky dan Michael, karena mereka pebalap yang hebat, dan Michael punya banyak pengalaman dengan Yamaha. Saya sudah tak sabar!”

Ketik Komentar Anda