ARIPITSTOP.COM – Ada pemandangan menarik ketika ada beberapa mobil yang berhenti bahkan sebagian penumpang terlihat duduk santai dijalur penyelamat kendaraan rem blong, bisa dibayangkan jika ada kendaraan yang mengalami rem blong…!, dan kemudian mereka menjadi korban akibat tertabrak kendaraan yang alami rem blong.

Inilah salah satu keunikan di negara dengan kode +62, nyata-nyata bahwa dengan jelas ada sebuah jalur penyelemat yang digunakan untuk memberhentikan secara paksa kendaraan yang sedang mengalami rem blong justru digunakan untuk tempat istirahat. Apakah mereka tidak tahu sebuah jalan tanjakan tersebut fungsinya sangat vital.

Dinas terkait kini sudah banyak sekali melengkapi ruas jalan terutama di jalan Tol atau pegunungan dengan jalur penyelematan atau emegency safety area pada bagian sisi kiri jalan.

Jalur penyelamatan berguna untuk meredam laju kendaraan saat terjadi masalah rem yang blong atau tidak berfungsi dengan baik. Berdasarkan data, rata-rata ketinggian jalur penyelamatan sekitar enam meter, dengan panjang 20 meter, dan lebar tiga meter.

Saat mulai masuk ke area penyelamatan, pengemudi tak perlu banyak usaha. Cukup diamkan sambil benar-benar berhenti bergerak. Jalur penyelamat yang sesuai aturan itu memiliki dasar dari bebatuan kecil (gravel) dan pasir. Kedua jenis itu mampu meredam laju kendaraan, sehingga bisa berhenti dengan sempurna.

Jadi sudah jelaskan fungsi dari jalur penyelamat, mari kita sama2 belajar demi keamanan dan kenyamanan bersama ketika di jalan raya.

Seperti contoh dibawah ini, sebuah truk yang mengalami rem blong akhirnya terselamatkan setelah masuk ke jalur penyelamat.

11 KOMENTAR

  1. membuat sedih , nyawa hilang percuma gegara alpa jalur penyelamat ngk ada di jalur tabrakan beruntun ,sekali lg ada orang bodoh piknik difasilitas tersebut …. blm lg kecepatan response time saat ada kecelakaan tidak ada yg memperhatikan terlambat sekali…nyawa dihargai murah walau jln bebayar = jalur jalan umum 😭

Ketik Komentar Anda