ARIPITSTOP.COM – Penindakan penilangan dilakukan oleh Polisi setelah mandapati biker Kawasaki Zx10R yang memakai knalpot bising. Ternyata tidak pandang bulu, moge sekelas 1.000cc tetap kena tilang jika melanggar.

Dalam akun tmc polda metro jaya, Polisi melakukan tindakan penilangan di daerah luar stadion Senayan atau tepatnya di jalan Asia Afrika.

Standar tingkat kebisingan knalpot sudah ditentukan di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Buat motor 80cc – 175cc maksimal bising 83 dB dan di atas 175cc maksimal bising 80 dB.

Namun disisi lain, Polisi juga berhak menilang pemakaian knalpot racing atas dasar pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan.

Bunyi Pasal 285 Ayat (1)

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

7 KOMENTAR

  1. sudah diukur pakai db meter ato sekedar pakai kuping meter ? banyak knalpot racing yg dilengkapi dgn db killer tuh.

  2. yess akhirnya di jakarta kejadian mudah2an makin banyak motor yg pake knalpot racing brisik ditilang sekalian yang knalpotnya dibikin blong juga ya pak…

  3. Sy blm pernah denger kalo harley yg suarana blaarr blaarr jg kena tilang….. coba tes pake kuping meter
    Msh pandang bulu dong….

  4. Menurutku layak jalan itu kayak bahan, keselamatan, dan bentuk. Jadinya ada SNInya. Sedangkan knalpot ga di SNI kan walaupun standar pembuatannya udah bagus

Ketik Komentar Anda