ARIPITSTOP.COM – Diprediksi akan bangkit di musim 2019, Yamaha justru didera masalah menurunnya performa para pembalapnya. Bahkan Rossi mengatakan jika balapan di Mugello kemarin merupakan balapan terburuk buat Rossi.

Rossi mengatakan jika trend penurunan Yamaha dimulai sejak tahun 2016, bukan mendapatkan solusi yang terjadi di M1 namun justru masalah belum juga terpecahkan.

“Saya pikir terjadi pada 2016, 2017, 2018 dan juga sekarang. Bagi saya itu karena lawan kami membawa banyak barang baru dan mereka membutuhkan beberapa balapan untuk set-up. Biasanya kami lebih siap di awal karena kami mencoba banyak komponen terbaik. Kami menggunakan keunggulan ini di awal karena yang lain tidak siap. Tapi setelah itu, ketika yang lain memperbaiki masalah, kami justru kesulitan.” ungkap Rossi via motorsport.com.

Masalah terjadi pada pertengahan musim 2016 dimana Rossi saat itu masih kuat bahkan sempat bersang dengan Lorenzo untuk meraih title juara dunia. Setelah itu menurut Rossi permasalahan terus terjadi dan belum terpecahkan.

“Bagi saya sampai paruh pertama 2016, mungkin Yamaha adalah motor yang lebih kuat di grid. Dengan [ban] Bridgestone pada 2015, saya bertarung melawan [Jorge] Lorenzo untuk kejuaraan dan kami berdua mencetak lebih dari 320 poin. Jika Anda melihat pabrikan sudah 650 poin, itu jumlah yang luar biasa,” paparnya.

“Tapi setelah, dari paruh kedua 2016, yang lain membuat perbaikan besar – dan sepertinya kami tertunda karena di tahun-tahun terakhir, sejujurnya, jika Anda melihat performa kami, waktu lap kami, kami kurang lebih sama. Bagi saya ini masalah.” pungkas Rossi.

3 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda