ARIPITSTOP.COM – Fitur “Parking Brake Lock” (PBL), sangat penting untuk motor matic, karena fitur ini bisa menghentikan motor agar tidak nyelonong ketika motor diparkir di tempat yang miring atau jalanan tanjakan. Akan tetapi tidak semua motor matic dengan mudah ditanamkan fitur ini terutama untuk motor matic yang memakai rem cakram belakang. Akan tetapi satu hal yang unik saya dapatkan di motor PCX 150 lokal, dimana motor ini sebenarnya dengan mudah terpasang fitur PBL andai saja AHM mau menerapkannya.

Fitur PBL sudah banyak dipasang di motor matic baik itu yang entry level maupun matic premium, akan tetapi untuk motor matic premium biasanya akan ada konstruksi rem tambahan karena fitur PBL harus memakai mekanisme rem manual memakai kabel. Kenapa PBL memakai kabel tidak pakai hidrolik seperti rem cakram ?, motor ketika dalam kondisi parkir pasti dalam waktu yang lama, pada akhirnya ketika memakai fitur PBL secara otomatis rem PBL ini terpakai (tertekan) dalam jangka waktu yang lama juga, oleh karena itu dipakailah sistem rem manual yang kebanyakan memakai mekanisme kabel dan memanfaatkan kampas rem tromol belakang.

Kalau fitur PBL memakai sistem hidrolik layaknya rem cakram, hodrolik akan cepat jebol atau rusak karena kinerja dari hidrolik tidak bisa dipakai/ditekan dalam jangka waktu yang lama, jika ditekan dalam jangka waktu yang lama maka seal master remnya akan cepat rusak. Oleh karena itu motor matic yang memakai rem cakram belakang akan jarang sekali kita temukan memiliki fitur PBL.

Beberapa motor matic yang memakai rem cakram namun disematkan fitur PBL contohnya adalah Honda NM4 Vultus, lalu ada Yamaha TMAX kemudian Yamaha Tricity 155. Untuk Honda NM4 Vultus dan Yamaha Tmax memakai PBL dengan mekanisme kabel tetapi menjepit cakram belakang dengan tekanan yang lebih kecil dari rem utama dan memakai kaliper terpisah. Sedangkan PBL di motor Tricity memakai sistem dobel rem terpisah, yaitu rem utama belakang tetap cakram sedangkan untuk PBL memakai rem tromol. Sehingga untuk Yamaha Tricity pada bagian roda belakang selain memakai rem cakram sebagai piranti rem utama juga memakai rem tromol untuk fitur PBL.

Nach satu hal unik yang saya temukan di motor Honda PCX 150 lokal adalah, ternyata bagian gardannya masih terdapat mekanisme untuk rem tromol. Seperti yang kita ketahui bahwa hanya di Indonesia saja All New PCX 150 memakai rem cakram belakang, sedangkan untuk di luar negeri seperti Thailand dan Vietnam masih memakai rem tromol untuk bagian belakang.

Velg belakang HOnda PCX ada bagian untuk rem tromol

Crankacase pada gardan Honda PCX ada dudukan sepatu kampas rem tromol

Bisa dilihat di foto dibawah ini, ketika melepas roda belakang HOnda PCX 150, kita akan menemukan bahwa velg ini ternyata awalnya adalah konstruksi untuk velg memakai rem tromol, apa buktinya ?, lihat velgnya berlobang layaknya velg rem tromol. Kemudian di bagian crankcasenya terdapat dua dudukan as untuk dudukan kampas rem tromol, akan tetapi salah satu dudukanya sudah ditutup (dimampatkan).

  • Nomor 1 adalah As dudukan sepatu kampas rem tromol yang diam.
  • Nomor 2 adalah as untuk tuas rem yang bergerak.

Jadi disini bisa disimpulkan bahwa, sebenarnya velg belakang All New PCX itu adalah desain untuk rem tromol yang kemudian diaplikasikan menjadi rem cakram. Kenapa mempertahankan desain rem tromol ?, opini saya adalah untuk menghemat biaya proses development, dan cetakan sebelumnya sudah terbentuk tinggal desain ulang untuk penambahan bukan desain ulang penggantian secara keseluruhan yang pastinya membutuhkan biaya development lebih banyak, karena motor ini adalah motor global.

Apa hubuangannya dengan fitur Parking Brake Lock ?, seperti yang ada di motor Yamaha Tricity, AHM tinggal aktifkan pasang rem tromol yang disambungkan menjadi fitur PBL di stang kiri, bereskan… secara mekanis itu hal yang sangat mudah, akan tetapi yang tidak mudah adalah, biaya produksi pasti bertambah dan berpengaruh pada harga jual motor jadi naik.

Justru disini saya berfikir, saya sebagai mekanik berfikir kalau jika gardan PCX 150 lokal ini sama bentuknya dengan Honda Vario 150, maka kita bisa memodifikasi membuat fitur PBL di PCX 150 lokal.

5 KOMENTAR

  1. yang selalu menjadi pertanyaan, apakah konstruksi dudukan cakram belakang betul2 aman? AHM gitu lho…..

  2. Sdh ada rencana buat Vario 125 saya yg sudah cakram+velg PCX…tp msh bingung untuk tuas rem parkirnya om…
    Ada saran kah?

Tinggalkan Balasan ke Yudi Batalkan balasan