ARIPITSTOP.COM – Kecelakaan menimpa sebuah mobil bak yang membawa muatan ikan, mobil bak mengalami pecah ban sehingga mobil tak bisa dikendalikan lalu terbalik. Bukannya membantu korban, para warga justru fokus menjarah muatan ikan yang ada di mobil bak tersebut. Kecelakaan ini terjadi pada hari Minggu 17 Mei 2019 sekitar pukul 10.00 pagi di Rembang, Jawa Tengah.

Insiden mobil bak terbalik ini bermula saat korban mengemudikan mobil bak terbuka. Ia sedang mengangkut tiga box ikan suwangi, dari Rembang untuk dibawa ke Surabaya. Ketika sedang melintas di tikungan sebelah barat gapura Desa Japeledok atau timur jembatan Pereng Desa Jeruk Kec. Pancur, mendadak ban mobilnya pecah, kontan mobil oleng tak bisa dikontrol hingga terguling-guling. Sebelum terguling mobil bak pengangkut ikan ini nabrak lapak dagangan bengkuang yang berada di tepi jalan.

Ketika mobil terguling, muatan ikan yang dibawapun tumpah. Mendengar ada kecelakaan, wargapun pada berdatangan. Namun sayangnya bukannya menolong, tap malah menjarah. Sang supir tidak kuasa mengingatkan maupun melarang, karena dalam kondisi shok dan orang yang melakukan penjarahan dalam jumlah banyak. Sementara si sopir mengalami luka dan harus dibawa ke Puskesmas Pamotan, guna menjalani perawatan.

Menurut sopir ini Ikan yang dibawa tersebut adalah milik bosnya yang mau disetor ke Surabaya, semuanya habis dijarah warga. Dan sang sopir juga harus mengganti rugi pedagang bengkuang yang ditabraknya sejumlah Rp 1.200.000.

“Kalau pembayaran ganti rugi bengkuang, yang ngurus keluarga saya, nggak tahu uang dari mana. Jujur saja saya trauma dengan peristiwa kemarin. Nggak menyangka juga akan menjadi perhatian masyarakat, “ imbuh sang sopir, dilansir dari cbfmrembang.com.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Japeledok Kecamatan Pancur, Tasripin mengaku belum mengetahui secara detail peristiwa itu, karena kebetulan ada tugas pekerjaan di luar desa. Namun ia merasa prihatin menyangkut aksi penjarahan ikan yang dibawa korban kecelakaan.

Tasripin mengimbau jika lain hari ada kejadian serupa, masyarakat mestinya fokus menolong korban. Kalau yang bersangkutan membawa muatan, jangan sampai dijarah.

berikut video penjarahan yang dilakukan warga, via hp klik disini

6 KOMENTAR

  1. Innalillahi wa innaillaihi raji’un
    Sudah jatuh tertimpa tangga, semoga para penjarah ikan itu mendapat hidayah-Nya dan segera bertobat aamiin..

  2. Menjijikan.
    Ga heran byk masyarakat jd orang susah terus.
    Ternyata hatinya pada busuk, nuraninya pada tumpul.

    Sudah gtu pintar cari alasan, habis gw miskin sih, habis ga dikasihkan kerjaan sih. Cuma bisa nyalahkan takdir, nasib & pemerintah, ga pernah lihat betapa rusak karakter dirinya.

Tinggalkan Balasan ke Joe Batalkan balasan