ARIPITSTOP.COM – Warga geger usai menemukan tiga orang dalam kondisi pingsan di dalam mobil Toyota Innova BM 1901 TJ, pada hari Sabtu 3 Mei 2019. Mobil ini terparkir di depan Masjid AT-Taqwa, Jalan Lintas Riau-Sumbar. Posisinya adalah tepat pas di depan Yonif 132/Bima Sakti Salo. Satu keluarga asal Pekanbaru mengalami kritis dan satu anaknya meninggal setelah tertidur di dalam mobil dalam kondisi AC menyala dan mesin mobil dalam keadaan hidup.

Ketika ditemukan, mobil Toyota Kijang Innova ini ditumpangi ketiga korban. Mobil ini ketika itu dalam kondisi mesinnya hidup. Yang bikin warga geger adalah ada seorang korban terlihat dari mulutnya mengeluarkan busa dan sudah meninggal dunia.

Korban pertama kali ditemukan oleh Babinsa Salo Serka Saty Darma sekitar Sabtu pukul 08.00 Wib. Serka Darma mendapat informasi dari Grup Telegram untuk mencari keberadaan mobil Toyota Innova BM 1901 TJ yang terpantau melalui aplikasi Google Maps berada di wilayah Desa Salo.

Prajurit tersebut mencari keberadaan mobil dan menemukannya di parkiran Masjid AT-Taqwa depan Batalyon 132/ BS Salo. Selanjutnya Serka Darma melihat dari kaca mobil bahwa ada tiga orang yang berada di dalam.

Dilansir dari Merdeka.com, ketiga korban ini adalah Farid (40) dan Noviantri (40), keduanya belum sadarkan diri masih dalam perawatan di RSUD Bangkinang. Adapun satu korban yang telah meninggal adalah Faris Alfarab (14) .

Informasi dari pihak Kepolisian bahwa pihak keluarga mengabarkan, korban berangkat dari Pekanbaru, Jumat sore pukul 16.00 WIB. Kemudian pukul 22.00 WIB, pihak keluarga kehilangan kontak dengan korban yang sedang dalam perjalanan. Demikian Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Supriadi, menyampaikan pada Sabtu kemarin.

Menurut analisa awal polisi, disinyalir ini kasus keracunan gas buang. Jadi para korban mengalami keracunan emisi gas buang mobil. Mobil yang mereka tumpangi tidak melaju saat beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC mobil dihidupkan. Jadi gas buangnya tak kemana-mana sehingga menyebabkan keracunan.

Bahaya tidur di dalam Mobil dalam keadaan mesin hidup dan AC menyala

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat adalah tidur di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC menyala. Perlu diketahui bahwa hal itu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian.

Apabila ada gas buang kendaraan bocor dan masuk ke area kabin dan terhisap orang yang sedang tidur, itu bisa berbahaya sekali. Faktanya hanya butuh 1 jam untuk seseorang mati lemas bila kadar oksigen di dalam kabin menurun, yang disebabkan oleh meningkatnya akumulasi karbon monoksida di kabin.

Meskipun hal itu dilakukan dengan kondisi kaca dibuka sedikit, bukan tidak mungkin kadar CO meningkat sedikit dan menurunkan kadar oksiden dalam darah yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan. Beda kondisi dengan kondisi sedang mengemudi atau mobil berjalan tidak keracunan CO. Hal tersebut karena dalam kondisi sadar bila temperatur berubah atau napas kurang nyaman, bisa melakukan tindakan seperti membuka jendela.

Meski hanya sekedar menyalakan AC, pastikan jendela dalam keadaan sedikit terbuka, dan posisi parkir di tempat yang terbuka dan bagus sirkulasi udaranya. Hindari parkir di Basement kemudian tidur sambil menyalakan AC, karena di dalam Basement sangat minim sirkulasi udara meskipun jendela mobil dibuka, jika terpaksa harus tidur di Basement maka AC disarankan untuk dimatikan.

3 KOMENTAR

  1. Innalillahi wa innaillahi raji’un, kejadian lagi, mungkin harus ada stiker peringatan di setiap mobil perihal bahaya menyalakan mesin dan ac ini ketika mobil diparkir. cmiiw

  2. Gagal paham “bukan tidak mungkin kadar CO meningkat sedikit dan menurunkan kadar oksiden dalam darah yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan”. Bagaimana sebab akibat atau hubungan kadar CO dan O2 mengakibatkan kehilangan cairan??

Tinggalkan Balasan ke jbat Batalkan balasan