ARIPITSTOP.COM – Pulang dengan tangan hampa, itulah yang dialami oleh tim Honda, harus pulang dari MotoGP Amerika tanpa mendapatkan poin satupun. Marquez terjatuh saat berusaha memperlebar jarak dengan Rossi dan Lorenzo terpaksa harus berhenti dari balapan akibat motornya bermasalah.

Marquez terjatuh pada lap ke-9 di tikungan ke-12, padahal dirinya tengah memimpin balapan. Lorenzo, di balapan MotoGP Amerika harus meninggalkan balapan karena motor Honda RC213V mengalami masalah teknis.

Sebelumnya pada sesi kualifikasi rantai motor Lorenzo terlepas sehingga harus meminggirkan motor di pit wall dan mengambil motor baru. Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengakui pihaknya belum dapat mengindentifikasi masalah timnya dalam MotoGP Amerika.

“Keseimbangannya jelas dan tidak bagus karena kami mendapat 0 poin,” kata Puig seperti dikutip dari laman resmi MotoGP.

“Tetapi di sisi lain, Marc dua langkah di depan ketika dia berada di jalurnya, inilah yang memberi kami keinginan untuk terus bekerja dengan motivasi penuh dan harapan yang tinggi. Saat ini kami tidak tahu apa yang terjadi dengan motor Lorenzo, kami sedang menyelidiki dan kami perlu waktu untuk memahami apa masalahnya,” tambah Puig.

“Strategi untuk Marc sudah mulai dan berjalan, itu yang terjadi. Tetapi sayangnya, dia kehilangan daya cengkeram. Strateginya sama dengan di Argentina, tetapi hal-hal ini terjadi – ini adalah balapan.”

“Target Jorge adalah sepuluh besar, tapi dalam dua lap pertama dia tidak terlalu cepat. Tetapi begitu dia stabil, menjaga ritme dengan baik dan bergerak maju dalam klasifikasi, kemudian dia punya masalah yang masih belum kita ketahui sepenuhnya,” papar Puig.

“Poin positifnya adalah bahwa Marc tidak terluka. Marc lebih kuat dari sebelumnya dan dia menunjukkannya dalam dua balapan terakhir,” katanya.

“Dan negatifnya jelas bahwa kita memiliki 0 poin di Austin … Hari hitam selalu diikuti oleh hari yang cerah, jadi kanopi harus siap untuk hari yang hitam dan hari yang cerah. ” pungkas Puig.

Ketik Komentar Anda