ARIOITSTOP.COM – Tak selamanya balapan berjalan mulus, itulah yang sedang dialami Lorenzo saat ini. Dalam tiga seri yang sudah berlangsung di musim 2019 ini, Lorenzo mendapatkan masalah yang berbeda setiap serinya.

“Saya rasa memang ada musim-musim balap yang dimulai dengan cara sempurna, contohnya seperti yang saya hadapi pada 2010. Yang satu ini, justru berjalan benar-benar kebalikannya. Keberuntungan atau ketidakberuntungan, sama-sama tidak bisa kita ubah,” ujar Lorenzo dalam sebuah wawancara oleh MotoGP.com.

Pada saat seri pertama di Qatar, Lorenzo tidak bisa tampil maksimal karena cidera yang belum sembuh justru mendapat cedera retak tulang rusuk akibat kecelakaan hebat.

Di Argentina, ia melakukan kesalahan dengan menekan tombol pit limiter saat start. Sehingga dirinya harus bersusah payah mengejar ketinggalan, bahkan di pertengahan lap, karet stang motornya lepas.

Kemudian di Amerika, saat kualifikasi Lorenzo mendapatkan masalah rantai terlepas pada motornya bahkan ketika balapan tiba2 motornya bermasalah sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.

“Motor saya mengalami masalah, hingga saya tak bisa finis. Saya sangat kecewa, karena dalam tiga balapan terjadi tiga masalah berbeda. Masalah-masalah ini menghalangi kami meraih hasil baik, terutama dalam balapan ini, karena saya gagal finis. Jadi ini benar-benar bad luck, yang terjadi dalam tiga balapan beruntun,” ungkapnya.

Tak mau tenggelam dalam kesedihan Lorenzo saat ininhanya ingin fokus pada balapan berikutnya yang berlangsung di Circuito de Jerez – Angel Nieto, Spanyol pada 3-5 Mei mendatang.

“Kini kami hanya akan fokus pada Jerez. Yang terpenting adalah melaju cepat di sana, menjadi lebih kompetitif. Saya akan berusaha membidik dua barisan pertama, terutama barisan kedua di kualifikasi dan berusaha meraih hasil yang lebih baik dalam balapan,” pungkas Lorenzo.

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda