ARIPITSTOP.COM – Meskipun sama2 berasal dari Italia tak serta merta seorang Valentino Rossi menjadi pembalap yang terbaik di Ducati. Selama dua tahun berkarir di Ducati, Rossi memang dinilai gagal, inilah yang membuat dirinya tak disebut sebagai pembalap terbaik oleh Bos Ducati.

Direktur Olah Raga Ducati, Paolo Ciabatti mengungkapkan 4 pembalap yang dianggap punya peran mencolok dalam kiprahnya selama di Ducati. Menariknya Rossi tidak masuk dalam daftar tersebut. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan Sportbike Magazine.

Berikut 4 pembalap yang dinilai terbaik di Ducati versi Ciabatti :

Troy Bayliss

“Di samping merupakan salah satu rider terhebat dalam sejarah balap motor, Troy merupakan teman dekat kami, dan masih sampai sekarang. Kami berbagi begitu banyak momen fantastis bersama, termasuk tiga gelar WorldSBK dan kemenangan bersejarah di MotoGP Valencia 2016 sebagai rider wildcard untuk MotoGP,”

Andrea Dovizioso

“Kami datang ke Ducati bersama-sama pada 2013, dan saat itu adalah tahun yang sungguh berat bagi kami berdua, tapi kami tak menyerah, dan selangkah demi selangkah, dengan usaha yang sangat keras, kami mampu membalikkan situasi,”

Nicky Hayden

“Saya bekerja dengan Nicky hanya selama setahun, yakni musim terakhirnya di Ducati. Ia menjadi bagian keluarga kami selama lima tahun di MotoGP, dan ia bertahan dengan kami dalam susah maupun senang. Meski tak pernah menang dengan Ducati, ia selalu kompetitif dan berkelas sepanjang waktu. Bahkan sampai sekarang, jika berkeliling di markas Ducati, Anda akan lihat memorabilia Nicky nyaris di seluruh kantor kami. Ia adalah sosok yang sangat kami cintai, dan kami sangat sedih atas kematiannya,”

Casey Stoner

“Gelar Casey bersejarah bagi Ducati karena saat itulah gelar pertama kami di MotoGP usai kesuksesan bertahun-tahun di WorldSBK. Kami meraihnya hanya dalam kurun lima tahun, dan jelas prestasi ini takkan pernah kami lupakan. Selain itu, merebutnya di Jepang, di hadapan seluruh rival utama kami sungguh emosional. Ini membuktikan bahwa pabrikan Italia yang relatif ‘kecil’ bisa perkasa dan mengalahkan pabrikan- pabrikan raksasa, dan menegaskan nama kami di dunia pemasaran,” pungkas pria asal Italia ini,”

4 KOMENTAR

  1. VR emang jodohnya dengan Yamaha

    Rossi hadir di waktu yang salah, saat Ducati bener2 salah konsep bikin motor balap, dengan sasis monokok

    Bayliss terbaik versi WSBK, utk kategori motogp tidak, kalah jauh dengan Capirossi di klasemen (Loris Capirossi sebagai pembalap yg membawa Ducati menang pertama kali di motogp malah gak dimasukin ni btw?)

    Hayden secara prestasi jelas bukan yang oke, tapi utk marketing jelas bagus, jadi tetap dihargai, apalagi sudah jadi legend

    Stoner jelas yang terbaik, membawa Ducati juara dunia pertama kali, meski akhirnya menyerah juga menjinakan sasis monokok

    Dovi yang mengembangkan dan menikmati hasilnya bersama motor rakitan Mr Gigi

Ketik Komentar Anda