ARIPITSTOP.COM – Gugatan yang dilayangkan oleh 4 tim pabrikan membuat pihak Ducati meradang, gugatan sudah resmi ditolak oleh FIM Steward akan tetapi keempat tim meneruskan kasus winglet di swing arm Ducati ke tingkat lebih tinggi. Ternyata proses banding tersebut ditanggapi juga oleh Ducati dengan memgancam balik kepada pihak Repsol Honda atas dasar penyalahan desain winglet yang terpasang di RC213V.

Mengetahui kondisi ini, Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, pun meradang. Ia menilai protes kurang tepat dilakukan karena keempat tim tersebut tak memahami kegunaan perangkat tersebut.

Empat tim yang terdiri dari Honda, Aprilia, KTM, dan Suzuki memang mengajukan protes keras kepada pihak penyelenggara MotoGP karena menganggap penggunaan winglet Ducati ilegal.

Kini tim Mission Winnow Ducati dikabarkan tidak akan tinggal diam jika Repsol Honda terus menerus melakukan mengadu kepada FIM. Hal tersebut disampaikan oleh Dall’Igna yang mengaku sempat terkejut dengan protes tersebut.

“Secara pribadi saya terkejut khususnya dengan sikap Honda yang mana menjadi anggota penemu MotoGP bersama dengan Ducati dan Yamaha,” kata Dall’Igna dikutip dari GPOne.

“Saat ini, semua perselisihan teknis sudah diselesaikan dengan MSMA atau melalui diskusi dengan direktur teknis MotoGP. Kami selalu menemukan jawaban untuk semua protes yang diajukan kompetitor di atas meja,” ujar dia.

Ducati menyebutkan jika pihaknya mempertanyakan legalitas penggunaan winglet yang terpasang di motor Honda, menurutnya desainnya tidak sesuai dengan aturan.

“Fakta bahawa Honda sudah mengajukan protes melalui direktur teknisnya dan menempatkan kami di sebuah posisi yang bermasalah membuat kami mungkin meluncurkan protes juga kepada Honda soal wingletnya,” tutur Dall’Igna.

“Bentuknya tipis, wingletnya juga bisa berubah bentuk dengan signifikan. Protes kami akan terjadi jika Honda sudah menanyakan kinerja Danny Aldridge. Kemungkinan di seri balapan selanjutnya,” kata dia.

8 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda