ARIPITSTOP.COM – Indonesia memang menjadi salah satu pengkonsumsi kendaraan motor terbanyak di dunia terutama produk sepeda motor, tak pelak hal ini membuat para produsen motor berbondong2 untuk menjual produk motornya di Indonesia bahkan mereka bersaing agar motor mereka paling laku di Indonesia. Sungguh kaget ketika mengetahui bahwa total jumlah motor yang ada di Indonesia saat ini mencapai separoh total penduduk Indonesia yang artinya setiap dua orang di Indonesia memiliki satu motor.

Mahalnya harga mobil disinyalir menjadi salah satu faktor pembelian motor semakin laris, terlebih Masyarakat Indonesia lebih memilih yang praktis naik kendaraan sendiri daripada memakai transportasi umum. Mudahnya membeli motor yang kini hanya bisa dengan uang muka kecil bahkan sampai 0% disinyalir kuat menjadi salah satu penyebab utama motor paling digunakan oleh masyarakat Indonesia. Efeknya, terjadi pembengkakan jumlah motor yang signifikan. Dari tahun ke tahun, pertumbuhannya selalu meningkat.

Tahun 2011 silam, menjadi penjualan motor paling banyak yang mencapai 7 juta unit, sedangkan tahun 2018 yang lalu mencapai 6,3 juta yang artinya saat ini konsumsi motor di Indonesia tak kurang dari 6 juta unit setiap tahunnya.

Dikutip dari viva.co.id, Vice President Corporate Development PT Pertamina Lubricants, Mohamad Zuchri, melalui presentasinya menyampaikan, jumlah sepeda motor di Indonesia hingga saat ini sudah mencapai 137,7 juta unit.

Padahal jumlah penduduk Indonesia di 2018 adalah 260 juta. Angka kepemilikan motor yang mencapai 137,7 juta menandakan, jumlah kendaraan roda dua tersebut sudah mencapai separoh dari jumlah penduduk Indonesia.

Selain motor, PT Pertamina Lubricants yang mengutip data Badan Pusat Statistik, juga menjabarkan jumlah kepemilikan kendaraan beroda empat di Indonesia. Angkanya mencapai 24,6 juta. Masing-masing 15,8 juta untuk mobil penumpang, serta 8,8 juta untuk bus dan truk.

Sayangnya di Indonesia saat ini belum ada regulasi yang tegas mengenai batasan usia kendaraan bermotor, sehingga populasi kendaraan bermotor tidak bisa dibendung.

4 KOMENTAR

  1. yg jd pertanyaan… antara naik motor sama kendaraan umum, murah mana? klo gw pribadi naik motor sehari cuma 10rb. sedangkan naik mobil pribadi seminggu 100rb, kendaraan umum termasuk ojol 65rb.

    mending mobil pribadi atau ojol sih.

  2. Selama duit pajak mobil n motor masih di perlukan sama negara n terkadang oknum2 koruptor yg memakan uang pajak kendaraan bermotor jangan harap ada regulasi batas usia mobil n motor di berlakukan.. . .

  3. selama transportasi umum gitu2 saja masyarakat masih milih kendaraan pribadi.saya pernah coba kalkulasi dalam sebulan kalau kerja naik kendaraan umum biaya yang dikeluarkan 3 kali lipat daripada pakai kendaraan pribadi itu pun sudah di tambah dengan biaya service&ganti oli

Ketik Komentar Anda