ARIPITSTOP.COM – Honda, Suzuki, KTM, dan Aprilia, memprotes penggunaan winglet di swing arm motor Dovizioso, Petrucci, dan Jack Miller di Sirkuit Losail. Hanya Yamaha yang tidak terlibat dalam protes tersebut karena Yamaha sebelumnya juga memakai hal yang sama tahun lalu untuk mengurangi cipratan air langsung ban. Gugatan yang dilayangkan oleh 4 Tim sudah ditolak namun mereka melakukan banding, Ducati menuduh kejadian semua ini bernuansa politis.

Paolo Ciabatti menuding gugatan dari 4 tim pabrikan terhadap perangkat winglet di motor Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci bersifat politis. Ciabatti mengatakan Ducati yakin winglet tersebut legal. Mereka telah mengumpulkan berbagai informasi tentang penggunaan perangkat tersebut sejak tes pramusim MotoGP 2019.

“Kami tenang karena telah mengikuti regulasi teknik,” kata Ciabatti, seperti dilansir Motorsport.

“Ada yang didistribusikan di antara tim pada 2 Maret, yang dengan jelas menentukan bagaimana Anda bisa menggunakan deflektor jenis ini di bagian belakang motor. Jika kami mengetahui elemen seperti ini berisiko memancing hukuman, kami tak akan menggunakannya. Tapi, perangkat ini bukan seperti itu,” kata Ciabatti.

Ciabatti sempat mengatakan jika Yamaha juga pernah menggunakan alat ini ketika di Valencia tahun lalu. Situasi ini kata Bos Ducati mirip dengan kondisi tahun 2015 dan 2016 ketika para tim lainnya memprotes adanya winglet hingga akhirnya ada aturan khusus tentang winglet di MotoGP.

“Saya yakin ini lebih mengarah ke pertanyaan politis dari pada berbau olahraga,’ sindir Ciabatti.

“Sebelumnya kami pernah melihat bagaimana beberapa tim berusaha mencegah inovasi tehnik aeroninamika yang dikembangkan Ducati. Kami telah mengatakan berulang kali bahwa kami tak melakukan sesuatu yang salah,” pungkas bos Ducati.

2 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda