ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Belum lama ini Yamaha Indonesia mengumumkan recall untuk motor Yamaha R25 akibat ada masalah di selang radiator dan spring torsion. Yamaha juga sudah siap menerima konsumen yang masuk dalam penggantian sparepart tersebut di bengkel2 resmi Yamaha berlabel R-Shop. Selain di Indonesia, ternyata Yamaha India juga ikut mengumumkan Recall ini kepada konsumennya.

Ada dua sparepart yang diganti yaitu Spring Torsion yang posisinya ada di dalam bak kopling, per ini berfungsi untuk menahan dan mendorong Shift Pedal Assy atau tuas pemindah gigi agar selalu dalam kondisi semula alias tidak letoy. Kemudian part yang diganti kedua adalah selang radiator, kemungkinan selang ini bisa mengakibatkan kebocoran.

Berikut keterangan resmi dari Yamaha India :

“Meskipun tidak ada masalah yang dilaporkan di India, namun, sebagai produsen yang bertanggung jawab, Yamaha telah memulai kampanye modifikasi pabrik di mana sepeda motor yang terkena dampak harus mendapatkan bagian-bagian ini diganti dengan yang dimodifikasi. Total motor yang ditarik adalah 1.874 unit yang dijual di pasar domestik dan ekspor, diproduksi antara Juli 2015 hingga Mei 2018. Sepeda motor yang terkena akan diperbaiki gratis biaya di dealer resmi Yamaha dan pemilik akan dihubungi secara individual,”.

Sedangkan untuk di Indonesia, aktivitas recall ini sudah berlangsung dimulai sejak tanggal 28 November 2018.

8 KOMENTAR

    • Bukan lagi bentuk tanggung jawab tapi kewajiban pabrikan, masalahnya sampai terjadi berulang-ulang di produk tipe yg sama.. terus tester dan analisis pabrikan kenapa kecolongan ada part yg bermasalah…. jadi ini produk terlalu prematur untuk dikeluarkan, hmmmm entahlah.

      • @macan nyengir. namanya produk masal ya ada yang tidak sempurnanya dan baru ketahuan setelah pemakaian cukup lama. Tinggal masalah pabrikan mau gentle dan bertanggung jawab atau tutup kuping atas masalah customer. Motor eksotis kaya Ducati Panigale aja sampai recall 7x, emang ada yang bilang Panigale prematur? Cuman lw doang kali yg ga ngerti recall

  1. kadang saya masih binggung gimana sistem recall bisa terjadi . masalahnya motor sudah di jual masal namun masalah tidak di ketemui jarak selang 1-2 tahun tiba – tiba ada recall ? apa mungkin disaat memproduksi motor setelah jalan 1-2tahun salah satu motor sparepartnya ada yang cacat lalu di cari masalah kenapa sparepart itu bisa cacat dan coba di gantikan dengan patrial yang lebih kuar sehingga menjadi cikal bakal terjadi recall masal ?? atau emang pabrikan mau cari sensasi aja pura-pura recall biar kelihatan pabrikan bertangung jawab ?? hanya pabrikan yang tau wkwkww

  2. Saya sudah recall R25 saya lumayan diganti oli yamahalube sport 2 lt juga ditambahin air radiato. Walau ane sudah pake R25 selama 4 tahun alhamdullilah selama ini motor gak terjadi masalah apa-apa dan recall yang pertama dan kedua juga sudah saya lakukan.

  3. sekelas Ducati yang produksinya gak seberapa, sebagian masih cara manual, plus menuntut ketelitian tinggi (karena produksinya motor2 hi-performance) dibanding pabrikan Jepang yang bisa produksi jutaan dan pake robot, tetep ada recall, bahkan di produk terbarunya si V4R yang dianggap masterpiece

    so memang bagi yang anti recall, mereka masi ada di 20-30 tahun lalu cara pikirnya kali ya (atau dibentuk seperti itu oleh si …………) 😀

    • Bener banget bro. Panigale aja sampai berkali kali recall. Itu motor yang dibuat dengan sangat teliti. Cuman di sini aja banyak zombie zombie didikan …………. yang sibuk berkaok recall itu ciri produk gagal. Padahal mereka ga tau aja motor mereka sendiri banyak part cacatnya, cuman pabrikannya ga peduli

Ketik Komentar Anda