ARIPITSTOP.COM – Tampil mengesankan di Thailand dan kembali buruk di Jepang, Rossi tampil agresif di Australia meski dirinya harus puas finish keenam setelah bersusah payah melawan Iannone, Dovizioso, Bautista dan Alex Rins. Pengamat MotoGP yaitu Carlo Pernat mengatakan faktor usia yang membuat Rossi tidak bisa kompetitif lagi.

Carlo Pernat mengatakan dengan usia mendekati 40 tahun, Rossi mulai berhati-hati untuk tidak mengambil risiko lebih banyak.

“Maverick Vinales menang di lintasan seperti Phillip Island, di mana Anda harus mengambil banyak risiko, sementara Vale (panggilan Rossi) mulai merasa kesulitan karena usianya,” kata Pernat yang dikutip dari GPOne.

Menurut Carlo Pernat, meskipun fisik dan mental pemegang sembilan gelar juara dunia itu masih bagus tapi dia menderita karrna usia tidak akan bohong.

“Mungkin, secara tidak sadar, pada usia hampir 40, Anda mulai berpikir lebih jauh sebelum memasuki tikungan seperti di Phillip Island dengan kecepatan hampir 300 km/jam,” lanjut Pernat.

Advertisements

18 KOMENTAR

    • Sementara di belahan bumi lain, ada kaum yg mikirnya cm nikah n bnyak anak, duit masih pas2an akhirnya makan seadanya sekolah seadanya…..melahirkan generasi penerus yg ala kadarnya…..cm sebatas sekolah-nikah-beranak…..human development & nation buildingnya rendah ?

    • Kalau membanggakan usia..masih ada 6 atau 7 lagi usia diatas rosi.
      Rosi hanya membuat 1 rekor saja dalam sejarahnya..yaitu Raider yang Terlama ikut balapan Motogp ?

      • ya klo ukurannya manusia tertua yg ikut balap, rossi bukan apa-apa dengan usia sekarang, tapi klo dikelas prototype 1000 cc dia yg tertua dan masih kompetitif, mereka punya rekor sendiri”, apakah rekor ini nantinya bisa dilewati oleh pebalap yg sekarang ada, atau malah next motogp jadi e-motogp, maka akan tercipta rekor baru lagi, they make his own history

  1. umur gk akan bohong, nyali pun pasti beda saat 20an dan skrg 40an.
    Biaggi pun pernah bilang saat umur ud tua, respon dr otak ke tubuh pasti lebih lambat, dibanding waktu saat muda.
    otak memberi perintah untuk belok, respon ke tubuh pasti delay beberapa mili detik.

  2. bayangkan kalo rossi berhenti disaat era jayanya dulu!
    semua org pasti bakal mendewa kan rossi, yah seperti stonner yg dianggap ajaib….
    namun melihat apa yg dilakukan rossi sampe titik ini jelas yg dia lakukan karena cinta sama pekerjaan yg luar biasa…
    karena reputasi,bisnis,maupun hrta, dia yg ter saat ini di roda 2,buat apa masih balap? ya krena dia suka itu dan ga perduli anggapan org

    • betul saya setuju..
      lagipula dengan segala cacian dari orang2 yang tidak suka padanya pabrikan sekelas yamaha masih membutuhkannya, selain namanya yang masih “menjual” tetapi juga masih kompetitif meski ga sekompetiif dulu, apalagi masih ada pembalap muda yang bagus2 macam marquez, jorge, dovi, carl, zarco dll. Dengan segala plus minus motor dan dirinyanya pun masih bertengger di posisi 3 klasemen sementara.

Ketik Komentar Anda