ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Rossi kaget motornya bisa kompetitif di Thailand bahkan sempat leading dan akhirnya harus puas finish keempat di belakang Marquez, Dovizioso dan Vinales. Rossi senang tapi kritik Yamaha agar motornya tetap kompetitif bukan hanya di satu sirkuit saja. Rossi minta mekanik Yamaha jangan cepat puas.

“Seringkali para mekanik kami senang jika Maverick bisa mendapatkan hasil tes yang bagus, mereka mengatakan “kita mendapatkannya’,” ujar Rossi.

“Jika saya seorang mekanik Yamaha, saya akan menganalisis hasil dari paruh kedua balapan musim ini dan saya tidak akan senang hanya karena satu lap atau berada di baris depan,”.

Rossi melihat bahwa Yamaha harus kompetirif tidak hanya di satu atau beberapa sirkuit saja, akan tetapi bisa kompetitif di semua sirkuit seperti Honda dan Ducati.

“Jika Anda ingin kompetitif, Anda harus kuat saat berlomba di mana pun karena Ducati dan Honda sangat kuat di mana pun. Buat saya, kami merasa kehilangan sesuatu namun mungkin pekan ini kami telah berkembang. Kita akan lihat di Motegi,” ujarnya.

Rossi mengaku terkejut dengan penampilan kompetitif Yamaha di MotoGP Thailand. Pembalap berusia 39 tahun memperkirakan permukaan trek berkontribusi terhadap penampilan bagus dirinya dan Vinales.

“Di atas kertas trek ini bukan treknya Yamaha. Saya memprediksi akan menderita. Cengkraman yang berbeda dari aspal menolong kami,” pungkas Rossi.

1 KOMENTAR

  1. analisanya masih abu2 pasalnya setup yg dipakai disini masih mirip dgn yg aragon. simbah was2 kalau settingan ini ternyata ga cocok buat next race atau sirkuit lain. kl gw penasaran apa gr2 panas / suhu track. kalau iya berarti dgn setup yg sama di malaysia nanti yamaha akan perform

Ketik Komentar Anda