ARIPITSTOP.COM – Tak kunjung membaik dengan Ducati meski sudah masuk musim kedua, Lorenzo justru dalam 4 seri terakhir belum ada hasil yang memuaskan. Musim ini saja, hasil terbaik Lorenzo hanya finis posisi ke-11 pada balapan seri ketiga MotoGP Americas di Circuit of the Americas, Austin, Texas, AS. Hasil balapan yang sulit mengingat Lorenzo berpredikat sebagai Juara Dunia.

Hanya finish diurutan ke-15 saat balapan di Argentina dan gagal finish di seri perdana Qatar membuat semua pengamat MotoGP ikut prihatin dengan kondisi pembalap asal Spanyol ini, tak luput juga sampai manajer dari Dovizioso ikut bicara. Menurut Battistella, motor Ducati adalah motor yang menuntut pebalap untuk beradaptasi bukan malah sebaliknya, motor Ducati tidak seperti motor Yamaha.

“Saya tidak bisa menilai situasi Lorenzo. Satu hal yang jelas, bagaimanapun, bahwa Ducati adalah motor yang meminta pebalap untuk ditafsirkan,” kata Simone Battistella dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Mereka yang tidak dapat melakukannya benar-benar kesulitan, sementara mereka yang menemukan kunci untuk mengeksploitasi kelebihan motor akan merasa puas.” ujar manajer Dovizioso.

Menang sangat jomplang jika dibandingkan dengan hasil yang diperoleh oleh Dovizioso yang notabene digaji jauh lebih rendah dari Lorenzo. Musim lalu Dovizioso mampu 7 kali meraih kemenangan sedangkan Lorenzo naik podium saja kesulitan.

4 KOMENTAR

  1. superbike eropah terkenal dengan karakternya yg kuat. salahnya jolor tidak mau “mengerti” sang desmo. karena motor juga ingin dimengerti hehehehe

Ketik Komentar Anda