image description

ARIPITSTOP.COM – Lorenzo begitu fruastasi saat pengetesan di Buriram Thailand, sebelumnya di Sepang sempat menjadi yang tercepat namun ternyata hasil tersebut belum bisa untuk memastikan setingan motornya. Tercecer diposisi ke-22 bahkan lebih lambat dari pembalap asal Malaysia yaitu Hafizh Syahrin yang baru pertama kali memakai motor spek MotoGP.

Hasil di hari pertama sebenarnya tidak begitu buruk dengan menempati posisi ke-10 namun bukannya membaik justru di hari terakhir pengetesan justru semakin lambat dan Lorenzo sempat fustasi hingga kembali memakai motor lawas GP17 seperti yang dipakai Petrucci saat ini, namun hasilnya juga belum memuaskan.

“Hari ini dan juga hari pertama, sudah sulit. (Saya) tidak begitu percaya diri, sangat jauh dari pembalap pertama. Karena itulah, situasinya sulit. Kami memutuskan untuk mencoba lagi dengan motor lama (Desmosedici GP17),” ungkap Lorenzo.

“Hari ini kami tidak bisa melihat catatan waktu, karena saya tidak menekan. Saya mencetak catatan waktu ketika melakukan setengah simulasi balap. Saya dalam mode balap. Selain itu, penting untuk mencoba lagi motor lama, karena masih ada beberapa poin lebih baik dibanding yang baru. Juga beberapa poin yang lebih buruk.” lanjut Lorenzo.

Meskipun sempat kembali mengetes motor spek GP17, Lorenzo tetap beranggapan bahwa GP18 lebih baik dan kemungkinan akan tetap memilih spek baru untuk balapan nanti.

“Kami tidak membandingkan GP17 dan GP18, saya kira apa yang kita rasakan di Malaysia, jelas (GP18 lebih baik), jadi saya tidak memiliki pertanyaan tentang itu. Masalahnya, untuk (tes pramusim) Qatar akan sulit untuk membuat campuran (spesifikasi motor). Tapi jika saya harus memilih saat ini dan membuat kesimpulan, kami memilih motor baru (Desmosedici GP18).

“Kami punya potensi lebih besar. Kami harus bersabar dalam balapan pertama, berusaha mendapatkan hasil terbaik yang kami bisa. Mungkin di Qatar akan jauh lebih baik dari sini, seperti saat di Sepang, dan menunggu beberapa jenis (paket motor) sesegera mungkin untuk lebih kompetitif.” tutur Lorenzo.

sourch : crashnet

4 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda