ktm indonesia

image description

ARIPITSTOP.COM – Mendengar kata rem CBS alias Combi Brake System pastinya kita langsung berfikiran pada motor matic milik Honda, yap… karena Honda di Indonesia sangat getol menawarkan produk motor maticnya menggunakan sistem rem belakang yang terintegrasi dengan rem belakang. Namun ternyata bukan hanya Honda di Indonesia namun Yamaha di Brazil juga getol menerapkan pengereman ini di produk2 miliknya.
instagram-aripitstop

Jika di Indonesia rem CBS pada motor Honda hanya tersedia pada motor matic saja, berbeda dengan Yamaha di Brazil yang disematkan pada motor matic dan motor sport. Untuk motor sport sudah saya bahas kemarin (klik disini), sistem pengereman saling terintegrasi ini kalau di Yamaha Brazil dinamakan UBS alias Unified Brake System adalah teknologi pengereman yang saling berkaitan antara rem depan dengan rem belakang. Sesuai informasi yang saya dapatkan dari website Yamaha Brazil bahwa kinerja rem UBS ini bekerja ketika pedal rem tromol belakang ditarik maka rem depan akan ikut tertarik dengan kontribusi rem belakang sebesar 70% dan rem depan sebesar 30%.

Yamaha Brazil memiliki dua line up untup motor matic yaitu Yamaha Neo 125 UBS dan Nmax 160 ABS, yap… dari namanya saja sudah ketahuan kalau yang terpasang rem UBS ada pada motor Neo 125 UBS. Sedangkan untuk motor sport ada tiga tipe yang terpasang rem ini yaitu Factor 150 UBS dan Fazer 150 UBS, kedua motor sport tersebut asli motor lokal Yamaha Brazil.

Yamaha Neo 125 UBS, motor ini mirip banget dengan All New Soul GT yang hadir di Indonesia, secara desain amat sangat mirip tidak ada perbedaannya sama sekali seperti terpasang lampu depan yang sudah LED, Switch Side Stand, Eco dan motor ini juga sudah memakai teknologi Bluecore bahkan spesifikasi mesin tidak jauh beda.

Fitur :

NEO 125 – LEMBAR DATA TEKNIS

MOTOR

Mesin4-stroke, 2-katup SOHC, Air-cooled
Pemindahan125cc
Daya maksimum9.8cv pada 8.000 rpm
Torsi maksimum0,98 Kgf.a. 5,500 rpm
Mulai sistemListrik
MakananInjeksi elektronik

TRANSMISI DAN KURS

KoplingGears (primer dan sekunder)
TransmisiCVT

DIMENSI DAN KEMAMPUAN

Panjang1,870 mm
Lebar865 mm
Tinggi1,070 mm
Tinggi kursi775 mm
Dist. antara sumbu1.260 mm
Suspensi depanTelescopic fork (perjalanan roda = 90 mm)
Suspensi belakangSkala Motor (Wheel travel = 80 mm)
Berat keringKering = 92 kg – Sesuai pesanan = 96 kg
Kapasitas bagasi0,84 liter
Kapasitas Tangki4,2 liter – bensin

BRAKES DAN ban

Ban depan80/80 14M / C
Ban belakang90/80 14M / C
Rem depanCakram hidrolik Ø 200 mm
Rem belakangDrum mekanis Ø 130 mm

Pilihan Warna dan Fitur

WarnaMatt Gray (Matte) – Kristal Putih (Logam) – Magma Merah (Logam)
DasborAnalog speedometer, total odometer, fuel level marker dan fungsi ECO

Galeri :

sumber : www.motonline.com, www.yamaha-motor.com.br

7 KOMENTAR

    • Penggunaan rem biasa tanpa abs emang gak boleh asal bejek om, harus sedikit d kocok biar gak ngunci

      Kalo kita gak terbiasa pake cara ngerem seperti itu sebaiknya kita beli kendaraan yg sudah abs
      Pasti lebih aman

Ketik Komentar Anda