image description

ARIPITSTOP.COM – Liburan panjang anak sekolah ternyata dimanfaatkan oleh Marquez dan Pedrosa untuk masuk ke kelas (???emangnya di Indonesia apa… libur sekolah…?). Yap… liburan panjang akhir musim MotoGP dimanfaatkan oleh beberapa pembalap, seperti Marquez dan Pedrosa kali ini menyamar menjadi profesor matematika.

instagram-aripitstop

Dari video yang diunggah oleh Box Repsol tampak kedua pembalap HRC sedang memyamar menjadi guru profesor di salah satu sekolah di Spanyol. 28 Desember adalah ‘Day of The Innocents’ di Spanyol. Tradisi ini serupa dengan 1 April [April Mop] di negara lain, seperti Amerika Serikat, Italia, Inggris, Portugal dan Australia – bahwa orang boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah.

Inilah yang dilakukan Marquez dan Pedrosa, ketika keduanya menyamar menjadi guru matematika di sebuah sekolah di Madrid. Mengenakan kacamata, rambut, kumis, dan janggut palsu, mereka mengajar hitungan dasar kepada murid sekolah.

Marquez, menyamar sebagai Profesor Martinez, lebih dulu mengajar. Dengan sengaja, ia salah menghitung hasil penjumlahan. Ia kemudian memanggil Pedrosa, menyamar dengan nama Santi, untuk membantunya.

Akhirnya aksinya terbongkar juga oleh para murid akibat kumis palsunya yang jatuh, tak pelak semua murid akhirnya heboh mengerumuni kedua pembalap MotoGP tersebut. Ternyata anak2 kecil di Spanyol sudah tidak asing dengan para pembalap MotoGP sejak dini ya…?

Berikut videonya ;

3 KOMENTAR

  1. hehehehe … klo bercanda nya model bgini mah lucu dan pasti bikin seneng anak-anak nya

    dari pada reality show gak jelas dan lebay kayak di tivi kita sekarang ini

Ketik Komentar Anda