image description

ARIPITSTOP.COM – Salah satu kelemahan pada motor matic adalah bagian mesin yang juga berfungsi sebagai swing arm, sehingga lebih rentan cepat rusak terutama jika terkena benturan keras. Berbeda dengan motor bebek atau sport yang memakai swing arm terpisah, mesin lebih terlindungi karena posisi mesin lebih tinggi keatas. Memang inilah salah satu kelemahan dari motor matic yang menjadi mesin sebagai arm juga sehingga jika ada benturan langsung menimpa crankcase beda dengan motor bebek atau sport yang memiliki arm terpisah, segala benturan diredam oleh arm selain sokbreker.
instagram-aripitstop

Pengalaman saya bekerja di bengkel, sudah sering menerima motor matic dari mio dan sejenis matic lainnya yang patah di bagian crankcase CVT akibat motor tersebut habis menghajar lobang. Dalam kecepatan rendah saja ketika menerjang lobang sangat terasa impactnya, apalagi kalau mesin motor matic terkena lobang jalanan aspal dalam keadaan kencang…! bisa runyam, beruntung kalau crankcasenya tidak pecah bahkan patah, kalau sampai rusak maka agak sedikit ribetnya ngurusnya.

Menghajar polisi tidur juga sangat berbahaya buat mesin motor matic, pada saat melewati polisi tidur tanpa mengurangi kecepatan atau tidak melihatnya, dan apesnya poldur membentur mesin maka crankcase motor matic rentan bisa jebol, pecah bahkan sampai patah.

Bukan hanya benturan akibat menghajar lobang, crankcase CVT motor matic juga rentan patah akibat terjadi tabrakan, beberapa waktu yang lalu sempat heboh perihal motor Yamaha Xmax 250 yang mengalami patah crankcase CVT akibat motornya ditabrak dari samping. Inilah resiko memakai motor matic…

XMAX 250 patah crankcase diinfokan oleh kobayogas kalau, Sebelumnya diberitakan bahwa kecelakaan tersebut memang diakibatkan kesalahan pemilik XMax tersebut, karena diinfokan akibat melanggar lampu merah di perempatan tersebut dan berita mengabarkan yang menabrak adalah sebuah Honda Revo. Perempatan Caringin – Ciparay tersebut memang sering terjadi pelanggaran menerobos lampu merah. Selain karena area pasar yang ramai ditambah dengan minimnya kesadaran pengendara motor membuat kecelakaan sangat sering terjadi.

Bahkan crankcase motor Honda Beat ini juga terlihat jelas patahnya, motor ini dikabarkan menghajar lobang. Informasi yang saya ambil dari otomotifnet menyebutkan kalau dari foto yang diposting di Facebook Agus Ahass Waru Jaya ini terlihat kalau blok CVT ini benar-benar patah terbelah dua.

“Kelebihan muatan dan akhirnya kejeglong, lubang tak kelihatan karena jalanan sedang banjir,” ujar Agus via otomotifnet.

Menurut Agus bukan karena cacat produksi tapi jelas human error karena menghantam lubang dengan kecepatan tinggi dan membawa beban berlebih. Solusinya kalau sudah seperti ini tentu enggak bisa dilas karena terlalu beresiko.

Jadi jangan kaget kalau motor kita tiba2 mengalami patah mesinnya karena memang kecerobohan kita sebagai biker. Musim hujan seperti saat ini kita harus lebih berhati2 karena lobang jalan tidak begitu terlihat.

Keep safety riding, jadi berhati2 buat semua pengguna motor matic, memang motor matic itu nyaman dipakai namun resiko kerusakan lebih banyak dibandingkan motor konvensional.

22 KOMENTAR

  1. Mosok motor kelas dewa bisa rusak???

    Dan kalo ada kerusakan pasti akibat human error. Karena anti recall.

    Pfftttt…. Sama aja ya kelakuan atpm di negara ini.

  2. klo ganti crankcase seglundungan gitu … abis berapa Lek biaya nya ? btw … posisi nomor mesin nya ikutan pecah gak tuh ?

    • siapin dana sejutaan sudah total itu, nomor mesin pecah atau tidak, proses ganti crankcase tetap sama harus segelondong

  3. klo pngalamanku sih,gnti crangkas honda ribet n berbelit2,hrus stnk n ktp satu nama,trus minta srt ktrangan kepol….trus inden 4blan,trus mahal trus bolak balik tru mikri trus mtong nomor mesin trus nunggu trus trus nabrak

    • sama bro dengan atpm lainnya, harus ada ktp, bpkb, stnk asli dan fotokopian serta pajak harus hidup. motor harus nginep minimal dua bulan karena crankcase asli kita kirim pabrik ganti yang baru dengan nomor mesin yang sama.
      kenapa crankcase harus langsung dibawa ke pabrik ?, agar tidak terjadi double nomor mesin di dua crankcase. kalau ada double nomor mesin justru kita yang dirugikan, urusannya malah bisa sampai kantor polisi kalau ketahuan.

        • Sangat beresiko bro, nomor mesin bisa double si dua crankcase.
          Jalurnya, formulir semua komplit lalu crankcase dan formukir dikirimkan ke pabrik, sembari data konsumen dikirim via online.
          Setelah crankcase yg rusak sampai pabrik langsung dilebur dan dicetak yang baru.

    • kenapa memangnya ?, justru pemakai motor matic harus hati2 selalu cari aman apalagi jalan di jalanan yang kontur jalanannya belum kita hafal.

  4. Lubang tak kelihatan karena jalanan BANJIR namun bisa bawa motornya dalam KECEPATAN TINGGI. Ridernya joss bisa bawa motor kenceng pas banjir.

  5. Itulah knp saya sebenarnya agak males kalo mau ngambil matic, mayoritas matic Honda dan Yamaha ground clearance cuma 135mm. Dipake boncengan jelas bakal gasruk poldur, tau sendiri di Indonesia banyak yg buat poldur gapake otak dibikin setinggi-tingginya. Jadi kalopun nanti beli matic, satu yg wajib saya lakuin adalah naikin ground clearance biar ga gasruk poldur

    • honda yg parah, gampang bgt kena poldur
      dulu ada yamaha lexam, honda revo matic bodi bebek… kenapa ga dibikin bodi matic ya mesin sama swingarm pisah, lebih aman

Ketik Komentar Anda