mobil mewah razia patuh jaya 2015

Dimulai kemarin 27 mei hingga 9 juni 2015 pihak kepolisian sedang gencar melakukan razia operasi patuh jaya 2015, “Operasi Patuh Jaya 2015 ini salah satu cipta kondisi menjelang bulan puasa, yaitu Operasi Ketupat Jaya 2015. Tujannya menciptakan tertib korlantas. Yang kedua tentu menurunnya pelanggaran lalu lintas, terutama yang melibatkan kecelakaan fatal terhadap pengemudi roda 2 dan roda 4,” jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono.

Nach pada hari pertama operasi patuh jaya hasilnya mengejutkan, dua mobil mewah seharga 2 milyaran tertangkap razia tanpa surat2 alias bodong, mereka berusaha menghindar dari razia namun berhasil diamankan petugas. Mobil Lotus berwarna oranye dan Mercedes Benz CLA 200 berwarna abu-abu metalic diamankan karena pengendara terlihat berusaha menghindar saat mengetahui adanya operasi yang dilakukan petugas.

Kasat Lantas Jakarta Utara, AKBP Dharmanto mengatakan, saat diberhentikan petugas dilapangan mendapati kedua pengendara menggunakan pelat dengan nomor polisi palsu. “Kami mengamankan dua mobil mewah yaitu mobil Lotus oranye yang diamankan dikawasan Pluit serta Mercedes Benz yang diamankan di Jalan Bulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Operasi Patuh Jaya 2015,” kata Dharmanto kepada wartawan, Rabu.

mobil mewah hasil razia patuh jaya 2015

Mobil Lotus dikendarai Hendra Kosasih (40) asal Denpasar Bali dengan nomor polisi B 5 YAN ternyata bukan pelat asli. Ini diketahui setelah diperiksa oleh pihak Polda Metro Jaya dan merupakan pelat mobil Honda Jazz keluaran tahun 2006. Sementara itu mobil Mercedes Benz CLA 200 yang dikendarai oleh Michael (20) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, juga  menggunakan nomor pelat bodong B 306 VAN yang diakuinya dibeli di pinggir jalan.

“Kedua mobil mewah saat ini masih diamankan di Kantor Samsat Jakarta Utara, sedangkan kedua pengendara sudah kami minta untuk mengambil berkas-berkas kelengkapan mobil tersebut,” tambahnya.

“Ini masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan, namun kemungkinan besar pemilik kendaraan melakukan pembelian kendaraan melalui cara-cara ilegal untuk menghindari pajak‎ kendaran barang mewah,” tandasnya.

Nach… semoga saja tidak bodong dech kalau bodong ya… mosok bisa beli mobil tapi nggak mau bayar pajaknya.

Advertisements

23 KOMENTAR

  1. siapa suruh pajak nya ugal2 an…mending pajak agak diturunin rate nya..tapi wajib pajak taat…drpada ratusan persen tp pada ngemplang pajak…

  2. dengan begitu nama baik kepolisian terselamatkan, wibawa polisi naik. sidang saja tuh. denda ga usah tanggung2. atau penjara.

  3. kaya nya kaya gini gak akan ilang deh… masalahnya pajak pembeliannya itu hampir 100 % dari harga mobilnya sendiri.. contoh nyata kemarin bos nya sohib saya beli ducati peningpale… di Ducati Indonesia bisa tembus sampe 300 juta, beli import off the road cuma 150 juta… disini bukan masalah si bos sohib saya itu tidak bisa bayar pajaknya… tapi selisih 150 juta itu sangat keterlaluan… toh daftar IMI, bayar ini itu sementara tuh motor statusnya masi off the road aja udah kaya bayar pajak motor/mobil normal kok….

    disini motor/ mobil gituan tidak berarti ga bayar apa2 layaknya motor bodong… yang malak juga ada lahhh…. tau sendiri kita hidup di Indonesia 😀

  4. Buat akting aja itu mah. Mana ada polisi berani nangkap mobil mewah. Moge bodong yang touring dikawal pake patwal aja bebas bergerak. Gak punya nyali polisinya. Orang kaya dilawan,kalah sama duit coyyyy

  5. coba seminggu lagi tengok tu mobil di samsat, paling juga dah dianterin kerumah yang punya sama polisinya sambil bilang “minta maaf’

  6. Gak mau bayar pajak yg bengkak yo jangan pake kendaraan mewah 😀 gitu aja repot, malah maksain ngambil murah dengan “cara” sendiri

Ketik Komentar Anda