ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Tim Alama Pramac Racing yang merupakan tim satelit dari Ducati diibaratkan ketiban durian runtuh, pasalnya bisa mengontrak pembalap sekelas Bagnaia sebelum dirinya menggenggam gelar juara dunia yang artinya harga kontrak pasti berbeda jika pembalap didikan Rossi tersebut sudah menyandang gelar juara dunia Moto2 tahun ini.

Francesco ‘Pecco’ Bagnaia telah membuat Alma Pramac Racing merasa bangga karena pembalap didikan Rossi ini meraih gelar juara dunia sebelum tahun depan naik ke kelas MotoGP mengggunakan motor Desmosedici. Pembalap Moto2 dari tim Sky Racing VR46, Bagnaia sukses merebut 12 podium, yang delapan di antaranya merupakan kemenangan.

Sebelum Pecco resmi menjadi juara dunia Moto2 tahun ini, ternyata sudah resmi menandatangani kontrak dengan Alma Pramac Racing untuk musim 2019 dan 2020. Manajer Tim Pramac, Francesco Guidotti mengaku sangat bangga dan bahkan mengucapkan terima kasih kepada pembalap Sky Racing VR46 tersebut.

“Saya berterima kasih padanya karena dia membuat kami terlihat baik, meski kami belum menghabiskan sepeser euro pun,” ujarnya kepada Sky Sport.

“Kami percaya padanya. Bahkan sebelum musim ini dimulai, kami yakin dia akan menjalani tahun yang luar biasa. Tapi dia mengejutkan kami karena ia bahkan lebih baik dari dugaan.” lanjutnya.

Guidotti mengaku pencapaian Pecco selama ini tentu tak lepas dari didikan VR46 Academy, dan untuk musim depan yang merupakan musim pertamanya di kelas MotoGP, Guidotti menyebutkan akan mendukung penuh karir pembalap Italia tersebut.

“Kini semua orang tahu kualitas yang dia punya. Tapi kami melihatnya lebih awal ketimbang yang lain. Semua orang yang bekerja dengan Pecco telah memberi kontribusi kepada perkembangannya. Sungguh sebuah tanggung jawab besar bagi kami untuk menyambutnya. Saya tak sabar melihatnya uji coba di Valencia, saya sangat penasaran,” tutup Guidotti.

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda