ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Saat ini boleh dibilang hanya balapan motor Asia Road Racing Championship (ARRC) yang merupakan balapan Internasional paling bergengsi yang menjadi langganan balapan di sirkuit Sentul setiap tahunnya, akan tetapi mulai musim tahun depan keberadaan Sentul sebagai tuan rumah balapan ARRC terancam hilang karena sirkuit di Bogor ini dinilai sudah tidak layak lagi.

Kabar kurang sedap menghampiri sirkuit kebanggaan para pembalap Indonesia ini, pasalnya balapan sekelas ARRC yang setia selama 15 tahun ini berada di Indonesai sudah berniat hengkang mulai musim depan akibat sirkuit Sentul dinilai kurang safety. Sudah ada beberapa pembalap Internasional yang mengkritik kondisi aspal Sentul. Yang terakhir adalah pembalap asal Malaysia yang mengomenari aspal trek sirkuit Sentul cocok untuk balapan menggunakan motor trail.

“Saya sudah balapan di berbagai macam sirkuit di dunia, Sentul adalah yang paling sulit. Khususnya dengan permukaan trek yang tidak rata, juga banyak kerikil [aspal] beterbangan saat melakukan slipstreaming. Oleh karena itu, saya sempat mengatakan ‘mungkin lebih baik saya balapan menggunakan motocross’. Lintasan lurusnya bagus, namun ketika Anda memasuki tikungan kedua treknya lain daripada yang lain, dari tikungan kedua hingga terakhir. Mungkin ini karena saya pertama kali balapan di Sentul, banyak pembalap mengatakan pengalaman pertama di Sentul akan menyulitkan. Saya berharap bisa bertarung di depan pada kesempatan berikutnya di Sentul,” ungkap Khairuddin kepada motorsport.

Ketidakpastian Sentul menjadi tuan rumah ARRC musim 2019 telah diungkapkan oleh Ron Hogg, jika melihat kondisi aspal Sentul seperti saat ini maka kecil kemungkinan tahun depan ada balapan ARRC di indonesia.

“Ini menyangkut safety. Banyak pembalap memberikan masukan kepada saya untuk tahun depan. 1.000 cc superbike pasti lebih besar tenaganya dan lebih kencang. Sirkuit Sentul enggak memenuhi syarat untuk dijadikan sirkuit untuk 1.000 cc. Semua ini demi safety. Tapi, kecil peluangnya sirkuit Sentul akan kami pilih untuk balapan Asia kalau masih seperti sekarang ini kondisinya,” ujar Ron Hogg, Direktur Two Wheel Motor Racing kepada M+.

4 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda