ARIPITSTOP.COM – Kasus yang menimpa Romano Fenati semakin panjang, pembalap Italia ini menuai banyak kecaman usai aksi menarik rem tangan rivalnya, Stefano Manzi, saat balapan GP San Marino pada Minggu (9/9/2018). Hingga akhirnya Romano Fenati pun mendapatkan ganjaran yang lebih buruk, yakni dipecat dari tim Marinelli Snipers dan kontraknya bersama tim Forward Racing untuk musim depan dibatalkan. Ditambah lagi, lisensi balapnya juga sudah dicabut oleh federasi balap Italia bahkan hari jumat 14/09/2018 akan disidang oleh FIM Internasional untuk mengambil keputusan apakah lisensi balap internasionalnya akan dicabut juga.

Meski menuai kecaman tindakannya dinilai bahaya, ada juga pembalap yang mencoba untuk mensupport Romano Fenati. Pada sisi lain, Romano Fenati mendapatkan banyak ancaman di media sosial sejak kejadian itu. Tidak tega melihat sang anak mendapat banyak ancaman, lewat akun Facebook-nya, sang ibu yang bernama Sabrina Fenati mengumumkan akan menempuh jalur hukum.

“Kami telah membentuk sebuah tim hebat yang secara sukarela mencatat semua ancaman yang kami terima. Kami akan mengumpulkan segala sesuatu dan menginformasikan semua orang yang mengancam kepada pejabat yang berwenang,” kata Sabrina Fenati.

“Kami akan meminta kompensasi untuk kerugian yang diderita. Semuanya akan disumbangkan ke korban cyberbullying,” lanjutnya.

Terlepas dari hal tersebut, Sabina Fenati mengakui bahwa anaknya memang telah melakukan kesalahan, dan dia sudah meminta maaf.

“Romano Fenati akan membayar kesalahannya. Tindakannya tidak dapat dibenarkan. Setelah badai ini, kami akan mendapatkan sesuatu yang bagus,” lanjutnya.

https://www.facebook.com/sabrina.fenati/posts/10212443747148865?xts[0]=68.ARAH6e843Cnhd0vS_mkmshQz7_nQEigAy5YQLV7ljbS1RiuO9qirbn8w2ctfH78hO32Yfp5kCX6v8np9Dlwa7l5kOpamCJ1SxzVFrNKtAjLihrbbxLmsH8rYWBvof_j-e6yQFg64tx8Qqyyp5iCTgB3Qx9wyxy7jl2Gd8IMk6cihc-wdJoG5cAo&tn=-R

3 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda