ktm indonesia

ARIPITSTOP.COM – Kecaman datang dari berbagai pihak setelah pembalap Moto2 Romano Fenati dari tim Rivacold Snipers melakukan pelanggaran berat dalam balapan Moto2 di Sirkuit Marco Simoncelli Misano, San Marino, Minggu (9/9/2018). Fenati sengaja menarik tuas rem pembalap Moto2 lainnya, Stefano Manzi dari Forward Racing Team ketika keduanya bersaing di lintasan balap. Aksi Fenati berbuah bendera hitam dan didiskualifikasi dari balapan Moto2 di Misano serta mendapatkan hukuman tidak boleh balapan di dua eri Aragon dan Thailand.

Namun uniknya adalah, mulai musim depan sebenarnya Romano Fenati dan Stefano Manzi sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan tim yang sama dibawah naungan langsung pabrikan MV Agusta. Yap, mereka berdua akan menjadi tandem di Forward Racing musim depan, dengan pasokan sasis dari MV Agusta. Pabrikan motor asal Italia ini, akan kembali ke ranah Grand Prix untuk pertama kalinya usai 43 tahun dan meyakini Fenati dan Manzi akan menjadi kombinasi yang tepat.

Namun akibat kelakuan yang dianggap membahayakan dan memalukan tersebut akhirnya bos MV Agusta, Giovanni Castiglioni buka suara perihal masa depan timnya. Melalui Instagram, Castiglioni menyampaikan kecamannya kepada Fenati dan menegaskan bahwa dirinya akan berusaha keras membatalkan kontrak Fenati musim depan.

“Ini adalah hal terburuk dan paling menyedihkan yang pernah saya lihat dalam balap motor. Olahragwan sejati takkan pernah bertindak seperti ini. Jika saya adalah Dorna (Sports, promotor MotoGP), maka saya akan memblokirnya dari dunia balap. Soal kontraknya sebagai rider MV Agusta Moto2 di masa depan, saya akan menentang dengan cara apa pun untuk mencegahnya. Itu (kerja sama dengan Fenati) takkan terjadi. Ia tak mewakili nilai dari perusahaan kami,” tulis Castiglioni.

1 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda