ARIPITSTOP.COM – Untuk motor yang memakai radiator jika sudah berumur tua atau lebih dari tiga tahun maka selang radiator sudah mulai getas atau retak bahkan sampai sobek akibat setiap saat menahan panas dari air radiator, sehingga sering ditemukan air radiator ngrembes keluar sehingga ada bercak2 warna hijau atau putih di mesin atau cover motor, apesnya adalah ketika selang itu tiba2 robek ketika motor saat riding sehingga air radiator bisa muncrat membasahi kaki kita.

Wajar ketika selang radiator robek atau bocor apalagi yang sudah berumur lebih dari 3 tahun karena selang ini menahan suhu panas hingga 90 derajat celcius lebih apalagi ketika ada masalah di sensor suhu sehingga panas air radiator tidak terkontrol bisa melebihi ambang batas yang ditentukan maka selang akan lebih cepat getas.

Perlunya pengecekan rutin, biasanya penggantian air radiator dianjurkan setiap 10.000km, saat itulah sekalian dilakukan pengecekan kondisi selang radiator. Selang yang sudah bocor atau bahkan cuma mrembes saja efeknya sudah pasti air radiator akan berkurang dan pengontrolan suhu mesin jadi terganggu, ini efek di motor.

Apesnya adalah ketika selang radiator itu pecah atau robek ketika motor sedang riding, otomatis kondisi air radiator dalam keadaan panas. Ketika air radiator panas, tekanan di dalam radiator menjadi meningkat maka ketika ada selang yang sobek airnya akan langsung muncrat. Bahayanya adalah ketika air yang panas itu terkena badan kita, biasanya di bagian kaki. Bisa dibayangkan kaki kita diguyur air yang panasnya mencapai 90 derajat celcius, serem…

Kejadian ini pernah terjadi pada biker penunggang Yamaha R1 lawas, serem… karena selang radiatornya tiba2 bocor dan airnya muncrat terkena kaki sehingga kulitnya jadi melepuh.

Kejadian di luar negeri, kronologinay sebagai berikut :

I had a very bad experienced with my Yamaha YZF-R1 2005. I’ll post this so that everyone will be aware of what could possibly happen to your R1 while you are riding on it. December 28, 2013 4days before new year around 10pm I’m riding my 2005 R1 with my girlfriend heading to her home 16km from our home. On our way we are stuck in a Stop light about 5-6mins R1’s temp. Goes up to 221° and the radiator fan turn on. Maybe just a couple of mins. A very hot coolant squirted on my right leg and arm in which I got 2nd degree burn (Pic. 4).. When I got home after a couple of days in the Hospital I checked my R1 to see what really happen that night. I found a Cracked tube (Pic. 1&2) that connects the radiator to the engine, located on right part of the fairing (Pic. 3). I failed to replace the tube for many years and now I decided to just fabricate anothe tube made of steel. I’m just concern to each of everyone. So guys please learn my lesson. Try to check your Radiator’s Hoses and Tubings.

Saya memiliki pengalaman yang sangat buruk dengan Yamaha YZF-R1 2005. Saya akan memposting ini agar semua orang tahu apa yang mungkin terjadi pada R1 Anda saat Anda menaikinya. 28 Desember 2013 4 hari sebelum tahun baru sekitar jam 10 malam Saya menunggang R1 2005 saya dengan pacar saya menuju ke rumahnya 16km dari rumah kami.

Dalam perjalanan kami, kami terjebak dalam lampu Stop sekitar 5-6 menit suhu R1. Naik hingga 221 ° dan kipas radiator menyala. Mungkin hanya beberapa menit. Pendingin yang sangat panas disemprotkan di kaki kanan dan lengan saya di mana saya mendapat luka bakar tingkat 2 (Pic. 4).

Ketika saya tiba di rumah setelah beberapa hari di Rumah Sakit, saya memeriksa R1 saya untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi malam itu. Saya menemukan tabung Cracked (Pic. 1 & 2) yang menghubungkan radiator ke mesin, yang terletak di bagian kanan fairing (Pic. 3). Saya gagal mengganti tabung selama bertahun-tahun dan sekarang saya memutuskan untuk hanya mengganti tabung lain yang terbuat dari baja. Saya hanya memperhatikan setiap orang. Jadi teman-teman tolong jadikan ini pembelajaran. Cobalah untuk memeriksa Selang dan Tabung Radiator Anda.

4 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda