ARIPITSTOP.COM – Sudah satu tahun lebih Rossi tidak merasakan sebuah kemenangan, Kemenangan terakhir Rossi diraih pada MotoGP Assen 2017, atau lebih dari setahun lalu. Pada MotoGP 2018, The Doctor sama sekali belum pernah finis pertama. Rossi yakin Yamaha bisa membukukan kemenangan pada musim ini. Namun, Rossi memprediksi kemenangan baru datang pada paruh kedua musim 2018.

“Saya dan Maverick telah mendapat poin, beberapa podium, dia juga pernah finis di posisi kedua,” kata Rossi, seperti dilansir Autosport, Rabu (11/7/2018).

“Tapi sepertinya sudah seumur hidup sejak kami memenangi balapan,” imbuh dia.

Rossi mengatakan Yamaha tertinggal dalam pengembangan motor dibandingkan pabrikan lain, terutama Honda dan Ducati. Pembalap Italia ini masih mengeluhkan soal perangkat elektronik di motor M1.

“Motor-motor lain membuat langkah maju yang besar soal perangkat elektronik, dan kami masih sedikit tertinggal. Motor saya masih luar biasa dikendarai dan stabil saat mengerem. Tapi, kami butuh melihat seperti apa paruh kedua musim ini. Saya berharap Yamaha bisa bekerja pada poin ini, karena perburuan gelar juara masih panjang,” tegas Valentino Rossi.

2 KOMENTAR

  1. katanya klo elektronik dicabut semua pembalap akan sama cepatnya. jika demikian kenapa dulu Doohan mendominasi era GP 500 di tahun 1997? Kenapa gak Criville, Biaggi dsb bisa menyaingi race pace nya Doohan?

    atau ketika era Gardner, Rainey, Schwantz, Lawson tp kenapa yg juara 4L itu? Pembalap skill medioker gak bakal bisa menyaingi pembalap top tier, dengan bantuan elektronik medioker bisa setara atau mendekati pembalap top tier.

Ketik Komentar Anda