ARIPITSTOP.COM – Setelah resmi mengumumkan perpisahannya dengan Iannone, kini Suzuki sudah meresmikan hubungannya dengan pembalap Moto2 yaitu Joan Mir untuk musim 2019 dan 2020. Seperti Alex Rins ketika gabung Suzuki, Joan Mir melakukan debutnya di MotoGP bersama pabrikan Hamamatzu.

Tahun depan, Mir akan bertandem dengan Alex Rins. Mir yang tahun depan akan berusia 21 tahun dan Rins yang akan berusia 23 tahun, akan menciptakan duet termuda di grid MotoGP 2019.

Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio:

Joan Mir masih berusia 20 tahun, namun sudah merupakan juara dunia dengan 10 kemenangan tahun lalu dan telah membuktikan beberapa kemampuannya. Ia pemberani, cerdas, menyenangkan dan juga bisa melaju sangat cepat.

Ini semua adalah karakter yang kami inginkan dari seorang rider muda, yang ingin bergabung dengan kami tak hanya demi status prestisius sebuah mesin pabrikan di kelas tertinggi, melainkan juga karena ia percaya pada proyek balap kami.

Bicara dengannya membuat saya sadar betapa jelas visinya, betapa ia menyukai proyek Suzuki dan ingin bergabung dengan kami. Ini adalah pelecut semangat kami. Jelas kami tahu bahwa ia bakal butuh waktu demi menggali pengalaman dan tumbuh bersama kami, tapi kami sungguh mempercayai potensinya.

Manajemen Suzuki mendorong kami untuk melancarkan ‘filosofi rider muda’ dan dengan Joan, saya rasa kami telah menemukan orang yang tepat untuk peran ini. Bersama Alex dan Joan, kami punya dua rider yang sangat bertalenta dan target kami adalah menciptakan tim yang kuat di masa depan.

Proyek Leader Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara:

Sebagai tim, kami selalu coba merancang rencana pengembangan jangka panjang, yang termasuk mempertaruhkannya dengan para rider muda yang kami yakini bisa menjadi investasi masa depan.

Kami melakukannya pada tahun debut kami pada 2015, melakukannya lagi pada 2017 saat menggaet Alex Rins, yang juga telah dipastikan bertahan tahun ini, dan kali ini kami mengonfirmasi kesepakatan dengan Joan Mir.

Ia merupakan talenta muda yang kami ingin saksikan perkembangannya dan membantu kami mengembangkan GSX-RR dan tim bersamanya. Kini ia masih turun di Moto2 dan kami jelas ingin ia menikmati musim balapnya, namun kami juga bersemangat memulai kerja sama dan melihatnya menjalani debut di kelas tertinggi. Kami percaya pada kemampuannya.

2 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda