ARIPITSTOP.COM – Benar2 musim yang sulit bagi Lorenzo ketika mendarat di tim Ducati, Lorenzo seperti tidak mendapatkan ritme balap dengan mesin desmosedici. Di seri Austin ini bahkan Lorenzo hanya mampu finish diurutan ke-11, finish masih meninggalkan sedikit luka bagi Lorenzo pasalnya dia harus berkontak dengan Vinales.

Performanya tak buruk selama latihan meski kondisi lintasan Circuit of The Americas tak ideal. Meski begitu, dia justru dikalahkan oleh dua rider Ducati yang ‘hanya’ mengendarai GP17, yakni Tito Rabat dan Jack Miller.

“Saya sangat kecewa atas hasil ini. Saya tak punya ritme yang baik, dan sejak start saya tak merasa nyaman. Ini adalah masa-masa paling sulit sejak saya bergabung dengan Ducati. Tapi saya takkan pernah menyerah. Nyatanya, saya akan terus mencoba, bekerja keras dan fokus pada motor. Kami tahu benar ini bakal sulit,” ujarnya kepada GPOne.

Lorenzo menilai manuver yang dilakukan pembalap asal Spanyol ini sudah wajar. Ketika awal start manuvernya pada Lap 16. Miller diketahui melakukan manuver agresif kepada Lorenzo di Tikungan 1 dan membuat Por Fuera harus bereaksi cepat untuk menghindari tabrakan.

“Jack melakukan hal yang selalu ia lakukan,” sindir Lorenzo. “Kita lihat apakah Race Direction akan menjatuhkan hukuman padanya atau tidak atas kontak itu. Toh saya melaju lamban. Harusnya ia bisa menunggu, tapi ia malah ambil risiko nyaris membuat saya terjatuh. Saya kecewa,” ungkapnya.

Para pembalap KTM juga tidak bisa berbuat banyak jika race direction sudah tidak ada.

“Saya orang yang profesional dan saya tak akan pernah menyerah. Saat ini saya hanya harus berpikir positif, karena saya yakin akan segera menemukan titik terang. Jerez merupakan salah satu sirkuit favorit saya dan saya akan melakukan apa pun demi tampil kompetitif,” pungkasnya.

5 KOMENTAR

Ketik Komentar Anda