image description

ARIPITSTOP.COM – Beberapa waktu terdengar kabar jika ada kecelakaan yang melibatkan sebuah motor sport dan ditemukan posisi spion dalam kondisi terlipat (Spion Motor Ninja Dilipat Akibatkan Kecelakaan Hingga Meninggal). Spion dilipat mengakibatkan biker tidak tahu kondisi jalanan di belakangnya, dan bisa berakibat fatal jika terjadi refleks harus banting motor kearah kanan atau kiri.

Dan kondisi spion dilipat sama saja motor dalam kondisi tidak memakai spion artinya sudah jelas melanggar aturan lalu lintas. Menurut Undang-undang Nomor 22 tahun 20019 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), tepatnya pada pasal 48 ayat 2, kaca spion merupakan komponen yang wajib ada pada sepeda motor. Di dalam pasal 285 ayat 1 pada UU LLAJ dituliskan, setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi salah satunya kaca spion akan dipidana kurungan paling lama 1 tahun, atau denda paling banyak Rp250.000.

Ketentuan lebih lanjut mengenai kaca spion, dijelaskan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 1993 Pasal 72. Di sana tertulis bahwa kaca spion untuk sepeda motor diperbolehkan hanya satu buah, kecuali kendaraan roda empat. Bunyi lengkap pasal tersebut yaitu, pada ayat 1, kaca spion kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud berjumlah dua buah atau lebih, kecuali untuk sepeda motor. Pada ayat 2, kaca spion sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, dibuat dari kaca atau bahannya menyerupai kaca, yang tidak mengubah jarak dan bentuk orang atau barang yang dilihat.

Tapi kenapa sampai saat ini masih banyak para biker yang melipat spionnya, bisa dilihat update foto yang kejepret oleh akun facebook bernama yogas erlangga, dalam status pada hari ini tanggal 13 Maret 2018. Diceritakan dalam perjalanan dari rumahnya menuju kantor menemukan banyak biker yang melipat spionnya.

Luar biasa, ibarat nelayan, sekali trip dapet ikan banyak.. Perjalanan ke Kantor pagi ini kebetulan pake motor pinjeman GSX-R600 yang lebih lebar, lebih gede, jelas lebih powerful dibanding motor motor 150cc fairing yang spion nya pada dilipat itu..

Tapi gw ga butuh lipet spion tuh buat filtering.. Kalau muat ya masuk, kalau Mepet ya jangan maksa ya thoooo..

Btw dari 4 motor kok ya kebetulan sama semua.. ??

Apakah mereka tidak tahu pentingnya penggunaan spion ?, ach pasti tahulah… bisa beli motor sport mosok nggak bisa mikir gunanya spion… apakah mereka itu golongan para alay ?, entahlah… atau memang lagi jadi trend ?, ach sudahlah… mosok trend melanggar aturan.

Yang pasti mari kita belajar tertib lalu lintas utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

10 KOMENTAR

  1. Kalo kata ane itu orang udik + alay bonus nya bodoh, apa lagi yang demam motoGP terus punya motor sport hadew… motor asli nya ganteng/bagus malah jadi kelihatan tolol.
    Zaman sekarang gak usah jauh2 motor sport seperti di atas, motor apa pun lihat deh spion nya seperti cuma buat syarat supaya gak kena tilang doang, ada yang kecil + pendek banget, arah spion entah kemana, apa lagi kalo cabe2an arah spion nya ke muka nya supaya sedikit2 bisa buat ngaca = bego.

Ketik Komentar Anda