Advertisements
jump to navigation

Komentar Pelaku Tikungan Monasco, Ternyata Jalan Raya Bisa Disterilkan Untuk Cornering September 19, 2017

Posted by aripitstop in : BERITA , trackback

image description

Sedang viral perihal kecelakaan yang ada di Monasco, kenapa terkenal dengan nama Monasco ? diambil dari kepanjangan ”Monas Cornering”, saya searching di mbah google sich intinya itu main miring2 tikungan yang ada di area museum Monumen Nasional. Jalanan umum ini memang sudah lama dijadikan area naik motor sambil nikung miring2.
instagram-aripitstop

Hari sabtu 16 September 2017, biker Vixion menjadi korban tikungan Monasco dengan kondisi yang tragis, helm bisa sampai remuk. Lanjut tanggal 17 September 2017, kecelakaan karambol R15 lagi miring2 malah ndlosor nyundul All New R15 dan Nmax juga jadi korban. Ini jalanan umum bukan sirkuit atau jalan milik pribadi atau malah jalanan milik nenek moyang 7 turunan.

Korban sudah jelas bahkan nyawa sudah ada yang melayang disini tapi kenapa tempat ini masih saja menjadi tempat favorit untuk melaukan hasrat miring2 meskipun pada saat jalanan rame… salah satunya komentar yang sedang viral di beberapa grup motor, sengaja nama akun saya hilangkan disini namun di grup2 motor sudah bergentangan dan menjadi ajang bullyan.

Silahkan baca statementnya, dia adalah salah satu pelaku biker yang suka cornering di Monasco :

Yap, saya setuju yang namanya naik motor baik itu mau di jalanan apalagi di sirkuit harus tetap safety gear, tanpa pandang bulu motor bebek ataupun moge sampai 100.000cc tetap saja harus komplit perlengkapan safety. Namun kalau statemen jalanan khusus untuk cornering…! jelas saya sangat tidak setuju karena ini jalanan umum bro. Apalagi memuaskan hasrat cornering sampai harus mensterilkan jalan…!, jalanan umum di sterilkan hanya buat cornering ?, kalau ada ijin dari kepolisian sich silahkan saja… kalau main palang berhentiin para pengguna jalan secara paksa ???, emangnya ini jalanan punya mbah mu apa ya…

Denah Monasco

Advertisements

Komentar»

1. steven wijaya - September 19, 2017

premium diamankan gan

2. Roy - September 19, 2017

Yg aman drag bae mas bro tp di beda jalur, cari perumahan kosong atau depan pabrik yg udah tutup. Klo emang seneng balap ikut SAC aja klo bisa menang ya joss atau ikut DnD.

kobis - September 19, 2017

Sembalap jalanan klo diadu di sikuit kebanyakan keder bro Roy😂😂😂

3. warungasep - September 19, 2017
4. Lupa Bernafas - September 19, 2017

Kebanyakan micin.

Orang macam gini kalo ketangkep pasti ngebualnya minta sirkuit. Ntar kalo udah disediain tetep aja masih diemperan, mentalnya emang mental kere.

5. Isalstop - September 19, 2017

Mending ke Deltamas aja klo gak kuat duit buat biaya trackday di Sentul. Itu mesti izin dulu sama pihak manajemen plus uang pengaman buat sekuritinya. Tapi tetap aja jalanan umum gak disarankan, meski jalanan itu tidak ada kendaraan yg lewat.

http://isalblogger.com/2017/09/19/new-honda-cb150r-streetfire-menjadi-ujung-tombak-penjualan-sport-honda/

6. sucahyo - September 19, 2017
7. gcm - September 19, 2017

Komentar tipikal IQ 200 sekolam…

8. baztard - September 19, 2017

laga pembalap, pas skill nya diadu di balapan resmi hasilnya nol besar

9. Bonsai Biker - September 19, 2017

mbahmu,hahaha
…………………………………………………………..

Hanya ada di Monasco
– motor berjejer 5 cornering bareng
-orang nyeberang di sela-sela motor sedang rebah
Ngeri!!!!

http://bonsaibiker.com/2017/09/19/hanya-ada-di-monasco-motor-berjajar-5-cornering-bareng/

10. okokok - September 19, 2017

KOPLAK! JALAN UMUM WOI BUKAN JALAN MBAHMU!

Tolong dishub kasih poldur disana biar gak buat sruntulan.

11. RYU - September 19, 2017

Padahal yang saya tau kalo mau menuhi nafsunya, karena mereka pengguna Yamaha, jadi saya sebut Yamaha sendiri sudah memfasilitasi dengan diadakannya YSR atau Yamaha Sunday Race, balap resmi, cetak prestasi. Fun Race? disediakan juga. Jadi tinggal kemauannya aja.

Sekali lagi ditekankan, urusan safety bukan cuma helm AGV, Jaket Alpinestar, sarung tangan Taichi atau sepatu Dainese, safety bukan sekedar perangkat keras pelindung yang menempel dibadan. Pola pikir yang jernih, emosi stabil, dan mental juga termasuk kategorinya. Kalau pola pikirnya jernih, emosi, dan mentalnya memadai, saya yakin gak akan cornering di JALAN UMUM sampai mensterilkan jalan tanpa izin dan penjagaan dari pihak yang berwajib.

Sekian opini dari Saya.

Salam dari saya pengguna R15 yang namanya ikut tercoreng karena kalian yang kece dan jago cornering.

12. Bonsai Biker - September 19, 2017
13. Mappuji - September 20, 2017

Ha. Ha. Ha. Tikungan nya biasa aja cuman butuh skiill lumayan lah, lah wong saya umur 49 tahun masih sering nikung habis di situ,

14. Jurik - September 20, 2017

Kelihatan masih bocah nih orang


space for ads

%d blogger menyukai ini: