About these ads
jump to navigation

Terekam CCTV, Warga Tak Berani Menolong Perampokan Bermotor Gasak 300juta Januari 11, 2017

Posted by aripitstop in : BERITA , trackback

image description

Perampokan sadis terjadi di daerah jatiwarna pondok gede selasa (3/1) siang lalu. Saat itu, korban bernama Agus Nurjaman yang merupakan satpam SPBU Jatiwarna bertugas menyetorkan uang setoran ke bank. Namun di tengah perjalanan dirampok oleh 4 orang bermotor, uang 300 juta yang hendak disetor ke bank akhirnya digasak oleh perampok.

honda cengkareng
instagram-aripitstop

Dalam rekaman CCTV tampak jalanan dalam kondisi ramai bahkan kondisi jalan ramai lancar, sebuah motor tiba2 dipepet oleh dua motor hingga motor korban terjatuh, dan salah satu perampok turun dari motor untuk merebut tas yang dibawa korban. Tidak lama kemudian, pelaku tersebut mengayunkan senjata tajam ke arah kaki korban hingga korban meringis kesakitan. Para pelaku kemudian merampas tas korban yang berisi uang tunai Rp 300 juta.

Meski dalam kondisi ramai para perampok ini nekat melakukan aksinya, warga sekitar serta para pengguna jalan hanya melihat saja kejadian ini tanpa ada yang tergerak untuk menolong, sontak saja kejadian ini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen, mereka menyayangkan tidak awa warga yang menolong namun ada juga netizen yang berkomentar kalau tidak mudah menolong korban apalagi para perampok membawa senjata tajam.

Memang menjadi dilema bagi para warga yang ada di TKP, para perampok bersenjata tajam, jika warga yang menolong salah langkah maka justru akan menjadi korban juga. Berikut beberapa komentar netizen :

video via hp klik disini

About these ads

Komentar»

1. martin - Januari 11, 2017

kalau perampoknya dikepung juga bisa..
pie toh?

Kobaypitstop - Januari 11, 2017
martin - Januari 11, 2017

ane pernah kejadian serupa tapi tak sama..
lagi hujan mau puter balik di bawah fly over itc roxy, tapi mobil di depan ane (yang mau puter balik juga) ga bisa lewat karena ada motor preman yang lagi parkir disitu..premannya ya di atas motor lagi ngobrol skalian belanja manisan (gerobak manisan di atas trotoar)..

bukannya di geser dikit motornya (supaya bisa lewat) malah ngajakin ribut..ane klakson2 dari belakang, eh malah dia ngajakin ane ribut sampai datang teman2nya..
disitu ada sekitar 5 anggota dishub cuman nonton sambil duduk di atas motor yang di parkir liar (lalu fungsi dishub disini apa?).. udah sampai bawa2 batu dan tiang besi, ga ada tuh yang mau melerai..

2. M3 - Januari 11, 2017

sebenernya mental polisi dahulu yang harus diperbaiki, org malas berhubungan dengan polisi terkait pelaporan karena pasti ribet kadang keluar duit. berdasar pengalaman “bawa maling sepatu di masjid ke kantor polisi”.

3. Muha - Januari 11, 2017

emang beda2 yah cara berpikir orang 😀

kayaknya emang bagusnya gak ikut2 kalo perampok bawa senjata tajam sedangkan warga bukan ahli karate atau pihak berwajib… malah korbannya tambah banyak.

kecuali kalau senjatanya bukan pistol, bisa dikeroyok. itu pun kalau warga yang melihat semua kompak paham apa yang terjadi.. kan biasanya belangsung sangat cepat…

ah sudahlah… biarkan pihak yang berwajib yang mengurus, karena masalah perampokan macam itu, kadang… “begitu” if you know what I mean. mudah2an enggak sih, atau mudah2an iya?!

kepanjangan komentar.

intinya sih, jangan pada sok tau/pinter/bener 😀

4. nanang - Januari 11, 2017

gimana kalau begalnya bawa pistol

5. Grundfos - Januari 12, 2017

Indonesi perlu keamanan yang ketat



%d blogger menyukai ini: