About these ads
jump to navigation

Sudah Sangat Kesal…!!! Warga Jembrana Siap Hadang Konvoi Motor Gedhe, Apa Pemicunya ? November 11, 2014

Posted by aripitstop in : OTOMOTIF , trackback

dikawal

Yang namanya konvoi atau touring pasti tujuan awalnya brotherhood, menjalin kekeluargaan antar anggota dan pastinya lingkungan sekitarnya. Nach kalau kekeluargaan hanya di kalangan anggota saja tanpa memperdulikan lingkungan maka yang ada pasti anarkisme di jalanan, disinilah ujung ujungnya sebuah club dicap geng motor oleh masyarakat. Ada kekerasan dari biker… mindset masyarakat yang ada hanya geng motor.

Belum lama ada curhatan dari FB yang menceritakan dia habis mengalami kekerasan di jalan dilakukan oleh PATWAL saat mengiringi konvoi motor gedhe, klik disini.

Konvoi Motor Besar dikawal Patwal Berujung ditendangnya Pengguna Jalan Oleh Patwal ???

Jika masyarakat sudah tidak tahan lagi dengan adanya efek kekerasan yang ditimbulkan oleh adanya suatu kelompok motor maka masyarakat juga bisa bertindak bahkan malah bisa jauh lebih anarkis, contohnya saja warga jembrana bali, mereka sudah tidak tahan dengan ulah para pengendara motor besar yang sering lewat di daerahnya karena sering menimbulkan kecelakaan dan kekerasan di jalan.

Meski dari pihak pihak kepolisian berjanji akan menegor tapi yang jadi pertanyaan, apakah polisi benar2 akan menegor…?. Hukum masyarakat lebih mengerikan daripada hukum pidana, meskipun seharusnya kekerasan bukan penyelesaian yang terbaik lebih baik di musyawarahkan terlebih dahulu agar semua saling mengerti. Sudah semestinya kita saling menghormati sesama pengguna jalan karena kita sama2 bayar pajak.

sumber : suluh bali.

SULUH BALI, Negara – Pengendara motor gede (moge) mesti berhati-hati bila lewat wilayah kabupaten Jembrana, Negara. Nampaknya, warga di bumi mekepung ini sedang kesal dan sampai mengancam akan menghadang konvoi pengendara sepeda motor gede, karena beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu-lintas.

“Mobil saya diserempet oleh pengemudi motor gede hingga kaca spionnya pecah. Padahal waktu itu saya sudah minggir, untuk memberi kesempatan mereka lewat,” kata Kadek Bolo, warga Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Minggu (9/11/2014).

Menurut dia, setelah menyerempet mobilnya, pengendara motor gede tersebut melarikan diri, sehingga sebagai sesama pengguna jalan raya ia merasa dirugikan.

“Kami ini juga membayar pajak seperti mereka, jadi jangan arogan dan seenaknya. Kalau seperti ini terus, kami akan blokir jalan bagi mereka. Kejadian kecelakaan gara-gara mereka tidak hanya sekali ini, warga sudah bosan dengan tingkah mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat warga sudah marah, tidak akan peduli meskipun pengendara motor gede tersebut dari kalangan pejabat maupun keluarganya.

“Harusnya karena berasal dari kalangan atas, mereka lebih tahu etika dan aturan berlalu-lintas. Tapi kok kayaknya jalan raya mereka sendiri yang punya,” katanya emosi.

Selain Bolo, kecelakaan yang melibatkan motor gede juga terjadi Sabtu (8/11) sore, saat seorang pengendara sepeda motor terserempet hingga hampir terpelanting.

Pengendara sepeda motor tersebut sempat mendatangi pengemudi motor gede dengan penuh emosi, namun bisa diredakan oleh aparat kepolisian yang berjaga di Pos Lalu-Lintas dekat lokasi.

Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Jembrana, Ajun Komisaris Gede Sumadra Kerthiawan mengatakan, pihaknya akan menegur pengemudi motor gede.

“Teguran langsung akan dilakukan anak buah saya di lapangan, selain itu juga ada teguran tertulis khususnya untuk komunitas motor gede di Jembrana. Kalau yang di luar daerah, keluhan masyarakat ini akan kami laporkan ke Direktorat Lalu-Lintas, Polda Bali,” katanya. (SB-ant)

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

About these ads

Komentar»

1. sijidewe - November 11, 2014

weleh…

visit sijidewe[dot]com

Ade - November 11, 2014

Yah, namanya juga massa yang kesal masbro. Siapa aja bisa dihajar, urusan pidana belakangan hehehe

sijidewe - November 11, 2014

the power of “masa”(-rakat)

travelmotoblog - November 11, 2014

jangankan moge, mocil aja kalo lagi turing emang sering ngeselin kok..
————————————–
http://travelmotoblog.wordpress.com/2014/11/10/tak-hanya-r25-moge-moge-ini-pun-kabelnya-amburegul/

2. bapakeVALKYLA - November 11, 2014

emang berani??
klub moge kan petingginya polisi juga??

Beqicot - November 11, 2014

Wah di bali agak beda mas…
Hukum adat bisa lebih kuat dari hukum pemerintah…
Contohnya kelengkapan kendaraan, kalo sudah pake baju adat ndak bakal ada polisi yang nilang…

bapakeVALKYLA - November 11, 2014

maksudku itu polisinya beneran negur klub moge gak??
kalau warganya sih aku percaya mereka pada berani..

Wong deso - November 11, 2014

Polisi bilang akan menegur langsung, hahahaha….. Mau dipecat jadi polisi? Yg mau jadi polisi aja harus ngasi upeti spy keluar surat rekomendasi diterima , apalagi yg udah jadi… Bullshit kalo polisi berani menegur mantan petinggi polri yg masih punya kekuasaan…

morello - April 8, 2015

itoe betoel adanja ..
pencitraan lewat 86 @ net tv ..

Bali - Agustus 30, 2016

Di adat bali gak ada yg beda!

3. adityaprad - November 11, 2014

Emang gila
Post kemaren malah patwalnya yg nendang pengendara biasa

4. Bayu - November 11, 2014

Mau nekat sama club moge.
Orang orang dr club moge mah cukup telepon” PREMAN PREMAN bayaran .
gak perlu turun tangan buat menangani warga yg emosi kayaknya

Kinyong - November 11, 2014

Preman taik sini gue kepret

don - November 11, 2014

wooow sampai jumpa yaaa di cebongan ya ‘maann’

Bali - Agustus 30, 2016

Gak ada preman brani ana hukum adat.

5. java36 - November 11, 2014

Alah pak kumis cuma omdo kaya yimm aja :v

6. untung - November 11, 2014

aparate ngapusi,tenan ora wi?.. entar di sogok uang seribu zdh mesam mesem…

7. Ade - November 11, 2014

Makanyeee.. Enakan turing tu nyantai. Ga kebut2an kejar waktu yang berujung antipati warga yang dilewati.

8. KLX Adventure - November 11, 2014

Nah lho

========

Ini Dia yang Bening-bening di Final Yamaha Cup Race (YCR) 2014 http://klxadventure.com/2014/11/10/ini-dia-yang-bening-bening-di-final-yamaha-cup-race-ycr-2014/

9. hardy - November 11, 2014

ati2 loh klu masyarakat udh emosi, kyk ditempat saya contoh’a. rombongan moge lewat sekitar 10 motor, leader’a ditombak pake tombak ikan, tewas ditempat bro. sedang rombongan dibelakang’a lgsg kocar kacir, sedang kasus’a sendiri polisi nga berani mengusut krn ini menyangkut masyarakat berjumlah ribuan org. berani nangkep?? kantor polisi bisa diserbu.. people power!!!

bach - November 11, 2014

dimana itu bro

edun - Desember 16, 2014

di alam bawah sadar 😀

10. wongserut - November 11, 2014
11. orong-orong - November 11, 2014

aragon eh arogan

12. tian - November 11, 2014

saya pernah jadi korban ditabrak dari belakang sm HD type police (plat nya masih saya ingat) daerah bogor jambu dua lg brenti di lampu merah gara-gara 1 moge sama patwal kejebak lampu merah belok kanan dan rombongan lainnya berhasil melintas ambil lurus, spakbor belakang patah tapi pengendara dan bapak patwal ko ga kasih respon ya? malah langsung pergi? (curhat.com)

13. macantua - November 11, 2014
14. mansarpost - November 11, 2014
15. cysers64 - November 11, 2014

Di jembrana? di deket rumah gue dong. :v
Di Bali emang beda sama daerah lainnya, di Bali orangnya sabar2, tapi kalo udah muak apa aja bakal bisa dilakuin. Emang imagenya udah kayak begitu.

16. Penonton - November 11, 2014

Palingan yo omong tok
Mana berani negur, bekingannya aja udah tau lah siapa

17. tomcat - November 11, 2014

penasaran…pengen denger kelanjutannya…bakalan rame nih..

18. meong - November 11, 2014

Emang kalau touring itu anak club motor,suka se enaknya.polisinya diem aja,ada pengendara arogan.gue pengen ada berita,polisi tindak tegas club touring mtor arogan. (Mimpi.com)

19. iimvixby - November 11, 2014

Org kaya. Polisi pun bisa dibungkam

Rangga Effendy - November 12, 2014

Fasilitas Negara (PatWal Polisi) Untuk Pribadi Kawal Club Moge…..
#Lucunya Negriku

20. lekdjie mumet-ndhase.com - November 11, 2014

besarnya seberapa ya

21. Budi, Cibiru, Bandung - November 12, 2014

saya tahun 2002 (akhir) pernah dipukul pengendara moge (kayaknya grup harley deh…) di daerah RM Ponyo, Cinunuk. malam hari jam 20-an arah ke Cibiru, Bandung. Pengendara ketiga terakhir kayaknya preman beneran…. maen jeplak aja. kepala saya bagaikan bola volley dipukul dua kali gara-gara saya gak boleh kenceng dikit. lah…. saya juga sama bayar pajak. saya juga punya urusan. lagian malu lah…. mana bisa Honda bebek C70 nyusul Harley… Mikirrrrrrrrrrr…..!
biarlah jadi tabungan di akhirat, gak saya maafkan! catat…!

Rangga Effendy - November 12, 2014

Tul Mas… Jalan Umum bukan Punya nenek Moyang mereka…. Mereka Sering Arogan bahkan sering Dikawal Polisi Kayak Pejabat, Enak bener Alat Negara Buat Pribadi (PatWal)

ogoh - November 13, 2014

maaf mas…pengen meluruskan…kalo harley itu bukan masuk kategori moge, lebih tepat masuk ke kategori traktor dan alat pertanian lainnya, udah berisik trus gak ada larinya, plus arogan

22. DJAREEF - November 12, 2014

Mana berani polisinya, ketua nasionalnya aja, WAKAPOLRI, Laaahhhhh, kalo anak club gak pernah pake pengawalan…boro,,boro…duitnya yg buat bayar ga ada…

23. putra luragung - November 13, 2014

tabrak aja biar mampus tuh orang club motor,Ane klo ketemu tantang balap sekalian gak akan gue kasih jalan.jangan macem” sama
bus loe

24. eko prabu - Desember 23, 2014

iya mentang” dari kalangan atas semenah”, kayak yang punya jalan sendiri aja, dlu pas nyetir mobil tanggki air pernah tu suruh minggir konfoi her… Di depan q ngelawan arus terpaksa ngalah krn rombongan banyak klo gak bisa numbruk ngerombolan moge.. Seng waras ngalah

25. Penunggang Harley Ugal-ugalan, Harley: ”Mohon Pengertiannya Kami Tidak Bermaksud Ugal-ugalan” | ARIPITSTOP - Januari 16, 2015

[…] Sudah sering kita mendengar kalau biker harley itu dijalanan sering ugal ugalan bahkan sampai ada warga yang sangat kesal dengan para biker harley sampai2 mereka akan menghadang setiap konvoi harley melewati daerah mereka : Sudah Sangat Kesal…!!! Warga Jembrana Siap Hadang Konvoi Motor Gedhe, Apa Pemicunya ?  […]

26. MAMAT - Januari 28, 2015

dihadang lalu bakar semua motornya.
biarin pulang jalan kaki..sukurin..

27. boxer - April 4, 2015

kemaren gwe kepret tuh..patwalnya lngsng minta ampun…



%d blogger menyukai ini: